Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 19 Januari 2026

Pengamat Nilai MBG Tak Picu Inflasi, Produsen Pangan Sumut Masih Mampu Pasok

Nelly Hutabarat - Selasa, 13 Januari 2026 07:30 WIB
493 view
Pengamat Nilai MBG Tak Picu Inflasi, Produsen Pangan Sumut Masih Mampu Pasok
harianSIB.com/Dok
Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benyamin

Medan(harianSIB.com)

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai tidak serta-merta memicu kenaikan harga maupun kelangkaan bahan pangan di Sumatera Utara. Meski jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) meningkat signifikan, ketersediaan pangan di tingkat produsen masih dalam kondisi aman.

Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benyamin, mengungkapkan jumlah SPPG di Sumut melonjak dari sekitar 250 unit pada September 2025 menjadi 750 unit hingga akhir Desember 2025. Peningkatan tersebut seiring percepatan kebijakan pemerintah pusat dan daerah dalam menjalankan program MBG.

"Kenaikan jumlah SPPG ini wajar mendorong peningkatan permintaan pangan dan diproyeksikan terus meningkat pada 2026," ujar Gunawan Benyamin, Senin (12/1/2026).

Baca Juga:
Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, Tim Pengendalian Inflasi Daerah Sumut aktif berkoordinasi dengan KPPG dalam perencanaan serta pembelian bahan pangan. Pola pengadaan dilakukan secara terkoordinasi, terutama dengan melibatkan produsen lokal dan pelaku UMKM, sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada pasar ritel.

Dari observasi ke sejumlah produsen daging ayam, telur, daging sapi, ikan segar, hingga beras, Gunawan menyebutkan pada dasarnya produsen masih mampu memenuhi kebutuhan pangan untuk mendukung program MBG.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Fokus Pembangunan Ekonomi, Sandiaga Janji Perkuat UMKM
Wali Kota Apresiasi RPX One Stop Logistics untuk Geliatkan UMKM di Medan
Pemprovsu Serahkan Penghargaan Siddhakarya kepada Enam Pelaku UMKM
PTPN III Salurkan Dana Bergulir untuk 2 Pelaku UMKM
13,2 Juta UMKM Dapat Kucuran KUR Rp 270 Triliun
Dukung Program Kementerian Pariwisata dan APPBI, MCP Gelar Wisata Kuliner UMKM di Medan
komentar
beritaTerbaru