Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Januari 2026

Stok Beras Sumut Aman Hingga Pasca-Lebaran, Bulog Tambah Pasokan

Nelly Hutabarat - Minggu, 25 Januari 2026 19:23 WIB
333 view
Stok Beras Sumut Aman Hingga Pasca-Lebaran, Bulog Tambah Pasokan
Foto Humas Bulog
Pimpinan Wilayah Bulog Budi Cahyanto menyaksikan panen gabah di Kabupaten Langkat ,Minggu (25/1/2026).

Medan (harianSIB.com)

Stok beras Perum Bulog Wilayah Sumatera Utara (Sumut) hingga awal pekan lalu mencapai 41.500 ton. Selain itu, kantor pusat Bulog menetapkan penambahan pasokan sebanyak 15.000 ton untuk memperkuat ketersediaan beras di Sumut.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumut, Budi Cahyanto, mengatakan penambahan stok dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan Januari hingga Maret 2026, termasuk pelaksanaan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), kesiapan menghadapi bulan puasa dan Lebaran, serta penyaluran Bantuan Pangan. Pasokan tambahan tersebut berasal dari sejumlah provinsi lain di Indonesia.

"Dengan stok yang ada, kami memastikan kebutuhan beras masyarakat Sumatera Utara aman hingga pasca-Lebaran," ujar Budi, Minggu (25/1/2026).

Selain menjaga stok beras, Bulog Sumut juga mulai menyerap hasil panen petani berupa Gabah Kering Panen (GKP) tahun 2026 sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

Pemerintah menetapkan HPP GKP sebesar Rp6.500 per kilogram di tingkat petani dan maksimal Rp6.700 per kilogram di tingkat penggilingan.

Budi menjelaskan, sejumlah daerah di Sumut telah memasuki masa panen padi dengan puncak panen diperkirakan berlangsung pada Maret hingga Mei 2026.

Pada tahun ini, Bulog Kanwil Sumut menargetkan penyerapan GKP sebanyak 62.718 ton, meski stok beras Bulog saat ini dalam kondisi aman.

Salah satu kegiatan Serap Gabah Petani (Sergap) dilakukan di Desa Sambirejo dan Sendangrejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat.

Dalam kegiatan tersebut, Bulog menyerap 20 ton GKP dari lahan panen sekitar 3,5 hektare dengan harga Rp6.500 per kilogram. Gabah yang diserap akan dimanfaatkan untuk program Bantuan Pangan, SPHP, serta cadangan beras penanganan bencana alam. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru