Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 11 Februari 2026

Gejolak Harga Pangan Berpotensi Dorong Kemiskinan Fluktuatif di Sumut

Nelly Hutabarat - Rabu, 11 Februari 2026 06:15 WIB
124 view
Gejolak Harga Pangan Berpotensi Dorong Kemiskinan Fluktuatif di Sumut
harianSIB.com/dok
Pengamat ekonomi, Gunawan Benyamin

Medan(harianSIB.com)

Gejolak harga pangan, terutama saat terjadi bencana, dinilai berpotensi besar mengganggu daya beli masyarakat miskin dan memicu kemiskinan yang bersifat fluktuatif. Kenaikan harga komoditas pangan segar seperti cabai merah, daging ayam, dan ikan segar dapat langsung menekan pengeluaran rumah tangga berpendapatan rendah.

Hal tersebut disampaikan pengamat ekonomi, Gunawan Benyamin, kepada harianSIB.com, Selasa (10/2/2026).

Menurutnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara September 2025, terdapat tujuh komoditas utama pembentuk garis kemiskinan, yakni beras, rokok, ikan segar, telur ayam, daging ayam, dan cabai merah.

Baca Juga:

"Beras dan rokok relatif stabil karena adanya intervensi pemerintah. Namun, komoditas pangan segar justru sangat rentan mengalami gejolak harga," ujarnya.

Gunawan mencontohkan, harga cabai merah di Kota Medan saat ini berada di kisaran Rp30.000 hingga Rp35.000 per kilogram, setelah sebelumnya sempat melonjak hingga Rp70.000 per kilogram pada Desember 2025. Bahkan, saat bencana, harga cabai merah di Kepulauan Nias pernah menembus Rp200.000 per kilogram.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait

Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/theme/detail.php on line 406
komentar
beritaTerbaru