Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026

Harga Daging Ayam Tembus Rp50 Ribu per Kg, Demand Masih Jadi Pemicu Utama

Nelly Hutabarat - Selasa, 24 Februari 2026 18:00 WIB
81 view
Harga Daging Ayam Tembus Rp50 Ribu per Kg, Demand Masih Jadi Pemicu Utama
Gunawan Benyamin

Medan(harianSIB.com)

Harga daging ayam di Sumatera Utara masih bertahan tinggi. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), harga termurah berada di kisaran Rp42.000 per kilogram di Pasar Beringin Gunung Sitoli dan Pasar Dwikora Pematangsiantar.

Sementara harga tertinggi mencapai Rp51.500 per kilogram di Pasar Aek Habil Sibolga. Di Kota Medan, harga tertinggi terpantau di kawasan Brayan sebesar Rp46.500 per kilogram.

Pengamat Ekonomi Gunawan Benyamin mengatakan, dari hasil observasi, pasokan ayam sempat naik sekitar 10 persen pada sepekan menjelang Ramadhan, namun turun 9 persen di pekan pertama Ramadhan dan relatif stabil hingga jelang Idul Fitri, sehingga tekanan harga masih sulit mereda di tengah lonjakan permintaan.

Selain faktor demand yang meningkat untuk kebutuhan Ramadhan dan hari besar keagamaan, mahalnya harga juga dipengaruhi tingginya biaya produksi.

Baca Juga:
Harga jagung sebagai bahan baku pakan masih bertahan di atas Rp6.100 per kilogram, ditambah beban obat-obatan, bahan baku impor, fluktuasi rupiah, serta kapasitas produksi indukan (Grand Parent Stock/GPS).

Kondisi ini membuat pembentukan harga pokok produksi (HPP) tetap tinggi, sehingga pengendalian harga tidak bisa hanya dibebankan kepada produsen, tetapi memerlukan intervensi pemerintah dalam memperbaiki rantai pasok dan tata niaga dari hulu hingga hilir.(*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Film Porno Pemicu Utama Pelecehan Seksual Anak di Aceh
Konsumen Ikan Mujahir di Samosir Berkurang, Harga Daging Ayam Potong Naik
Harga Daging Ayam Terus Naik, Bulog: Diduga Masih Ada Penimbunan
Mendag Klaim Lonjakan Harga Daging Ayam Bukan Ulah Kartel
Harga Daging Ayam Potong di Pasar Horas Naik
Harga Daging Ayam di Siantar Naik
komentar
beritaTerbaru