Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 28 Juni 2026

Pedagang Kaki Lima Harapkan Adanya Sosialisasi Cara Memperoleh KUR

- Selasa, 04 Maret 2014 16:37 WIB
723 view
Pedagang Kaki Lima Harapkan Adanya Sosialisasi Cara Memperoleh KUR
Medan (SIB)- Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Sumut sepanjang 2013 mencapai Rp 2,5 triliun. Share KUR terhadap total kredit Sumut 1,6 persen sedangkan terhadap kredit Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) mencapai 6,3 persen.

Pencapaian realisasi KUR tahun 2013 merupakan yang tertinggi kelima setelah Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat dan Sulawesi Selatan. Sejalan dengan penyaluran KUR Sumut didominasi oleh perdagangan (share 57,61 persen) dan sektor pertanian (share 27,23 persen).

Menanggapi ulasan BI tentang penyaluran KUR di Sumut, dimana penyaluran KUR secara nasional naik Rp 1 triliun menjadi Rp 36 triliun. Ketua Forum Pedagang Pasar dan Pedagang Kaki Lima (FPKL) Kota Medan, AP Luat Siahaan mengatakan pedagang pasar dan pedagang kaki lima yang tergabung dalam FPKL belum pernah dipanggil atau diikutkan untuk sosialisasi.

"Kita sangat mengharapkan ada kepedulian dari pemerintah lewat BI dan bank penyalur KUR untuk memberikan sosialisasi bagaimana cara atau prosedur untuk memperoleh KUR yang diharapkan dapat mengembangkan usaha," kata Luat Siahaan didampingi Sekretaris Ertati BSc, Bendahara Nimrot Simamora, Wakil Bendahara Ida Purba, Wakil Ketua Hakim Tarigan dan Sarikat Bukit di Medan, Senin (3/3/2014).

Padahal, lanjut Luat Siahaan, semua orang mengakui bahwa UMKM dalam hal ini pedagang pasar dan pedagang kaki lima menjadi sektor usaha yang tahan terhadap terpaan krisis moneter. Terbukti tahun 1997 pedagang kaki lima tetap eksis bahkan memberikan kontribusi kepada pemerintah.

Mereka bisa berkembang karena jasa rentenir, bahkan pedagang kaki lima masih bisa bertahan, bahkan memberikan kontribusi kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain mampu bertahan, UMKM juga mampu menghemat devisa, menyerap tenaga kerja secara besar-besaran, penyumbang PAD dan penghasil produk-produk lokal yang berkualitas.

Oleh karena itu, UMKM yang dalam konteks ini pedagang pasar dan pedagang kaki lima masih sangat mengharapkan dukungan permodalan.

“Itu sebabnya, kami dari FPKL Kota Medan sangat mengharapkan kepedulian pemerintah agar melakukan sosialisasi kepada pedagang cara memperoleh KUR,” ujarnya. (rel/A19/h)
 
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru