Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 28 Juni 2026

70 Persen Orang Mampu di Indonesia Masih Ngemplang Bayar Pajak

- Selasa, 04 Maret 2014 16:53 WIB
1.945 view
70 Persen Orang Mampu di Indonesia Masih Ngemplang Bayar Pajak
Yogyakarta (SIB)- Tingkat kepatuhan masyarakat Indonesia untuk membayar pajak masih minim. Hanya sekitar 30 persen, orang mampu di Indonesia yang mau membayar pajak.

Direktur Jenderal Pajak, Fuad Rahmany mengatakan 70 persen orang pribadi yang mampu di Indonesia tidak membayar pajak. Apabila dihitung 70 persen tersebut, nilainya bisa mencapai Rp 300-400 triliun. Jika mereka membayar pajak, maka akan menambah pendapatan pajak menjadi Rp 300-400 triliun per tahunnya. Apabila dihitung 3 tahun, maka tambahanya hampir Rp 1.000 triliun.

"Bayangkan kalau itu dibayarkan, bisa banyak yang dibangun, seperti infrastruktur, jalan, pelabuhan, fasilitas kesehatan, pendidikan semua bisa terselesaikan," kata Fuad pada acara Penyampaian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Sebagai Panutan, di Bangsal Kepatihan, Yogyakrta, Senin (3/3/2014).

Masih enggannya orang Indonesia untuk membayar pajak, menurutnya karena masalah kesadaran. Orang yang tidak membayar pajak, adalah tidak memberikan hak negara sehingga mirip halnya dengan korupsi.

"Kalau orang gak bayar pajak, mentalitasnya ya sama dengan Gayus," katanya.

Strategi untuk mendongkrak orang membayar pajak, diantaranya dengan sosialisasi, pendidikan pada masyarakat dan kemudahan. Kemudahan diantaranya dengan layanan e-Filing, dimana lapor dan bayar pajak bisa dilakukan lewat internet.Ia menyebutkan, untuk badan usaha di Indonesia yang ngemplang bayar pajak mencapai 80 persen. Dan pihaknya mengalami kesulitan untuk mengejar, karena mereka tersebar di seluruh Indonesia. (detikfinance/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru