Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 01 Juli 2026

NJOP Tinggi Bisa Bikin Rakyat Jadi Miskin

- Rabu, 19 Maret 2014 12:10 WIB
250 view
 NJOP Tinggi Bisa Bikin Rakyat Jadi Miskin
Jakarta (SIB)- Pengusaha menganggap naiknya Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) 20-140% oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bisa memiskinkan rakyatnya.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kebijakan Moneter Fiskal dan Publik, Hariyadi B Sukamdani menilai bahwa naiknya NJOP itu sangat menyusahkan masyarakat kecil, bahkan pihaknya memberikan argumen bahwa negara memiskinkan rakyat. Karena dengan kenaikan NJOP juga akan turut menaikan harga tanah yang membuat semakin tak terjangkau oleh rakyat kecil.

"Memang kita prihatin kenaikan harga NJOP ini terutama jika dilihat dari kondisi masyarakat. Jangan liat dari pengusaha saja. Kenaikan seperti itu tentu akan membuat harga tanah itu akan semakin tidak terjangkau bagi masyarakat. Kalau bicara soal negara atau pemerintah itu sama saja negara memiskinkan masyarakat karena pajaknya naik tinggi," katanya saat dihubungi detikfinance (13/3/2014)

Hariyadi menilai bahwa kenaikan NJOP di DKI Jakarta hingga 140% ini merupakan suatu tindakan yang tidak adil karena pemerintah memutuskannya secara sepihak.

"Penerapan NJOP ini menurut saya nggak adil, kalau kita ke pengadilan saja ada sidang di sini langsung dibuat keputusan, saya prihatin juga," imbuhnya.

Haryadi sendiri mengaku dirinya dan para pengusaha mengaku kecolangan karena tidak dilibatkan dalam kenaikan harga NJOP ini.

"Penentuan kenaikan NJOP ini tidak ada negosiasinya kita agak kecolongan, padahal kenaikan harga listrik aja ada," pungkasnya. (detikfinance/f)

Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 19 Maret 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru