Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 28 Februari 2026
Kegiatan Reses di Taput

Trimedya Panjaitan : PDIP Berhasil Rebut Tapanuli Raya

* Diperlukan Konsolidasi Sambut Pilgub 2018
- Kamis, 10 November 2016 10:05 WIB
1.197 view
Trimedya Panjaitan : PDIP Berhasil Rebut Tapanuli Raya
SIB/ Posma Simorangkir
ARAHAN: Wakil Ketua Komisi III DPR RI Trimedya Panjaitan saat memberikan arahan didampingi Sekretaris DPC PDI Perjuangan Ir Poltak Pakpahan dan Wakil Ketua Robinhot Sianturi.
Tarutung (SIB) - Anggota DPR RI Trimedya Panjaitan mengatakan wilayah Tapanuli Raya (Kabupaten Tapanuli Utara, Humbang Hasunsutan, Tobasa, Samosir) sudah berhasil direbut dan saat ini menjadi "milik" PDI Perjuangan. Keberhasilan ini hasil perjuangan PDIP pada Pilkada 2014 dan Pilkada Serentak 2015.

Hal itu disampaikan di hadapan pengurus DPC PDI Perjuangan Taput, PAC se-Taput dan Ranting se-PAC Tarutung, dalam kunjungan reses Wakil Ketua Komisi III DPR RI tersebut di Tapanuli Utara, Rabu (9/11) yang dipusatkan di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Tapanuli Utara jalan DI Panjaitan Tarutung.
Ketua DPP PDI Perjuangan ini menyebutkan, hasil kerja PDI Perjuangan di Tapanuli Raya harus disyukuri dan ke depan tepatnya tahun 2017 harus melakukan konsolidasi untuk menyatukan kekuatan agar semakin solid menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Gubernur Sumatera Utara tahun 2018.

Menurutnya, di antara empat kabupaten itu Tapanuli Utara paling komplit karena memiliki tiga pilar yaitu eksekutif (Bupati Nikson Nababan), legislatif (Ketua DPRD Ottoniyer Simanjuntak) dan struktur partai (Ketua Nikson Nababan-Bupati Takut). Sementara DPC Tobasa dan Humbang Hasundutan  masih perlu dirapikan.

Diinformasikan bahwa untuk Pilgubsu, saat ini ada tiga kader PDI Perjuangan yang  santer menjadi balon Gubsu yaitu Maruarar Sirait, Sukur Nababan dan Junimart Girsang dan akan ditetapkan berikutnya melalui survei internal partai "Bersamaan dengan Pilgubsu 2018 juga dilaksanakan Pilkada Bupati Tapanuli Utara. Kita harus bersyukur saat ini di Taput PDI Perjuangan menjadi partai berkuasa dari sebelumnya tidak pernah. Pak Nikson terpilih melalui perjuangan yang berdarah-darah. Nanti harus cukup satu putaran," tagasnya di hadapan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Taput Ir Poltak Pakpahan, Wakil Ketua Robinhot Sianturi dan anggota DPRD Taput Fraksi PDI Perjuangan antara lain Ir Ottoniyer MP Simanjuntak (Ketua DPRD Taput), Maruli Panjaitan, Marconis Siregar, Hulman Nababan dan pengurus DPC lainnya.

NIKSON NABABAN DUA PERIODE
Bahkan harapannya Pilkada Taput harus bisa seperti Tebingtinggi dimana patahana maju sendiri tanpa rival karena merasa tidak sanggup menyaingi. Ia berkeyakinan bahwa melihat kondisi sekarang, Nikson Nababan masih akan menjadi pemenang dalam Pilakda mendatang walau dengan siapapun diadu karena gerak pembangunan di daerah ini yang sangat cepat dan maju.

Sekaitan dengan itu pulalah, katanya, dia datang melakukan kunjungan reses ke Tapanuli Utara yaitu tujuan menyatukan kekuatan partai agar semakin solid ke depan. "Agar solid maka semua kekuatan partai harus disatukan. DPC Taput harus punya target di Pilkada 2018 yaitu menang satu putaran. Maka Nikson Nababan harus kita buat semakin kuat sehingga tidak ada calon yang masuk," tegasnya.

Trimedya menegaskan PDI Perjuangan di wilayah Tapanuli Raya dan Sumatera Utara harus menetapkan tahun 2017 sebagai tahun konsolidasi. Begitu pula para kader yang berkeinginan menjadi caleg harus bekerja dengan baik di dalam partai.

Disampaikan bahwa PDI Perjuangan telah menetapkan untuk kepala daerah yang telah dua periode harus mempersiapkan kader partai melanjutkan kepemimpinan di eksekutif. "Selama ini kader yang mejadi kepala daerah dua periode tidak mempersiapkan kader dan lebih menyodorkan istrinya untuk melanjutkan kepemimpinan. Hal itu tidak boleh lagi dan bu Mega tidak akan merestui," ucapnya.

Khusus untuk Taput diharapkan dapat semakin solid agar dapat dengan mudah memenangkan Pilkada 2018.     "Disiplin harus ditegakkan dan apabila kader yang tidak disiplin harus segera diberikan teguran," tegasnya. (BR5/l)






SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru