Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 05 Maret 2026

Pasca Gempa, Bandara Kualanamu Tetap Beroperasi Normal

- Rabu, 18 Januari 2017 10:37 WIB
401 view
Jakarta (SIB) -Gempa berkekuatan 5,6 skala Richter (SR) di Deli Serdang, Sumatera Utara, berdampak juga pada landas pacu di Bandara Kualanamu, Medan.
Menurut Corporate Secretary PT AP II Agus Haryadi kegiatan operasional bandara tetap normal.

"Pertama kegiatan operasional penerbangan masih normal, tidak ada pesawat yang cancel atau terlambat kedatangan dan keberangkatannya," ujarnya saat dihubungi, Selasa (17/1).

Selain itu Agus juga sudah meminta GM Bandara Kualanamu untuk melakukan pemeriksaan fisik bangunan.

"Terkait pasca gempa, GM bandara sudah melakukan pengecekan dan sampai pagi ini tidak ditemukan kerusakan fisik di terminal," jelasnya.

Terkait kondisi runway, Agus membenarkan ada sedikit perubahan di ujung landas pacu. Ia juga memastikan tidak ada keretakan di landas pacu pasca gempa 5,6 SR yang terjadi pada Senin (16/1) malam.

Bukan di Zona Take Off
Agus Haryadi juga memastikan bagian aspal yang naik tidak berada di zona take off.

"Permukaan runway memang ada perubahan, namun tidak signifikan. Hasil pemeriksaan sementara ditemukan 3 spot yang mengalami perubahan, tepatnya ada di 100 meter dari ujung runway sebelah barat, pengamatan sementara sekitar 10 cm," ucap Agus.

Apakah perubahan tersebut akan mempengaruhi proses penerbangan, Agus memastikan spot yang mengalami perubahan tidak akan mengganggu proses take off maupun landing pesawat.

"Kalau safety take off-nya area itu tidak dilewati pesawat ketika pesawat sudah lift up. Untuk landing, kebetulan posisinya di 100 meter ujung landasan, jadi touchdown point pesawat menginjakkan roda berada di 300-350 meter panjang runway. Jadi pesawat landing melewati area itu baru mendarat," papar Agus.

"Hanya saja memang untuk sementara waktu area itu tidak akan kita gunakan, sampai ada hasil pemeriksaan menyeluruh," tambahnya

Ditambahkan Agus, untuk memastikan perubahan tersebut tidak membahayakan. Pihak bandara akan meminta bantuan ahli tanah dari Universitas Sumatera Utara (USU) guna mengecek kondisi landasan.

"Kita akan meminta bantuan dari ahli tanah USU, untuk memastikan kondisi landasan apa terjadi perubahan di pangkal struktur runway atau hanya terjadi di permukaannya saja. Serta kita juga minta rekomendasi apakah masih dalam batasan normal atau perlu dilakukan pembongkaran atau hanya perlu diratakan saja permukaannya," pungkasnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melansir gempa bumi di Deli Serdang berkekuatan 5,6 SR. Gempa berada di kedalaman 10 km dan dipicu pergeseran lempengan tektonik di sebelah tenggara, Berastagi dekat lokasi pusat gempa. (detikcom/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru