Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 18 Juli 2026
Diduga Dibakar OTK

Dua Rumah Hangus, 4 Sekeluarga Tewas di Medan Tuntungan

- Kamis, 06 April 2017 10:28 WIB
647 view
Dua Rumah Hangus, 4 Sekeluarga Tewas di Medan Tuntungan
SIB/Roy Surya Damanik
EVAKUASI: Petugas P2K dan petugas BPBD sedang mengevakuasi jenazah Marita br Sinuhaji, anak laki-lakinya Frengki Ginting beserta kedua anaknya, Selvy br Ginting dan Kristin Ginting, yang tewas terpanggang dan posisi tubuh tengkurap di dalam rumahnya di Ja
Medan (SIB)- Dua rumah permanen di Jalan Milala Kelurahan Sidomulyo Lingkungan I, Kecamatan Medan Tuntungan hangus diduga dibakar orang tak dikenal (OTK), Rabu (5/4).

Akibat kejadian tersebut, empat sekeluarga yakni pemilik rumah Marita br Sinuhaji (58), anak laki-lakinya Frengki Ginting (31) beserta dua cucunya Selvy br Ginting (5) dan Kristin Ginting (3) tewas terpanggang dan posisi tubuh tengkurap di dalam rumah tersebut. 

Pantauan SIB di lokasi, api berhasil dipadamkan setelah 8 mobil Pemadam Kebakaran milik Pemko Medan, Pemkab Deliserdang dan milik PT Galatta diturunkan.

Tampak di lokasi Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho, personil Polsek Delitua dan Tim Labfor Cabang Medan turun ke lokasi melakukan penyelidikan. Tak lama petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan dibantu petugas kepolisian mengevakuasi jenazah ke RS Bhayangkara Medan guna diotopsi untuk kepentingan penyelidikan.

Sedangkan petugas Labfor melakukan penyelidikan di lokasi kebakaran untuk mengetahui penyebab kebakaran.  Sedangkan petugas kepolisian memasang garis polisi di sekitar lokasi kebakaran.

Adik kandung Marita br Sinuhaji (korban-red), Hidup Sinuhaji ketika diwawancarai di RS Bhayangkara Medan mengungkapkan, peristiwa yang menimpa kakaknya itu diduga sengaja dilakukan atas suruhan seseorang. Kejadian tersebut motifnya juga diduga terkait jual-beli tanah.

"Sebelum tewas, Frengki sedang mandi dan rencananya bersiap-siap pergi ke Desa Pilpil, Kecamatan Sibolangit. Jika benar kebakaran murni, Frengki pasti dapat menyelamatkan diri. Di kepala korban kami melihat ada bekas luka yang diduga akibat pukulan benda tumpul. Kami menduga keluarga kami memang sengaja dihabisi oleh seseorang," ungkapnya.

"Keluarga kami belum lama ini sudah 3 kali dicelakai OTK. Kami menduga OTK tersebut suruhan seseorang lantaran modusnya serupa, yakni akan dibakar. Belum lama ini kami juga pernah menemukan bensin di dalam bungkus plastik tak jauh dari rumah korban," ujar Hidup Sinuhaji.

Seorang wanita paruh baya yang tak ingin namanya disebutkan, saat ditemui di Polrestabes Medan mengatakan, saat musibah kebakaran terjadi, ia dan warga yang lain menemukan botol berisi bensin di dalam rumah milik Marita br Sinuhaji yang tewas terbakar.

"Saat api sudah padam, kami menemukan botol berisi bensin di dalam rumah korban. Kebakaran itu sudah 3 kali terjadi. Namun aksi-aksi sebelumnya berhasil kami gagalkan," beber saksi.

Korban, sambung saksi, selama ini dikenal sebagai sosok yang baik. Korban bekerja sebagai petani karena memiliki ladang tak jauh dari rumahnya. Sedangkan suami korban bekerja di kawasan Binjai. "Kami menduga kebakaran tersebut sengaja dilakukan OTK. Sebab menurut informasi, korban ada masalah terkait surat tanah," ucapnya.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Sandi Nugroho ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut. "Kita masih menyelidikinya. Saat ini masih didata. Saat ini petugas kita tengah mengumpulkan keterangan para saksi. Korban sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan guna kepentingan penyelidikan," ujarnya.

Sandi juga tak bisa berandai-andai terkait penyebab tewasnya 4 korban. Kapolrestabes saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan Tim Labfor cabang Medan. "Biarkan dulu tim labfor bekerja dan memastikan apa penyebab kebakaran itu. Saat ini sudah 8 saksi yang kita periksa," pungkasnya. (A17/Dik-1/h)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru