Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 18 Juli 2026

5 Rumah Terbakar, Tiga Sekeluarga Tewas Terpanggang di Pangkalan Brandan

- Jumat, 29 September 2017 11:15 WIB
1.043 view
5 Rumah Terbakar, Tiga Sekeluarga Tewas Terpanggang di Pangkalan Brandan
sIB/Lesman Simamora
PUING: Personil Polsek Pangkalan Brandan sedang mengamati puing-puing kebakaran ruko yang menewaskan tiga korban sekeluarga di Jalan Masjid Pangkalan Brandan, Kamis (28/9).
Pangkalan Brandan (SIB) -Lima rumah musnah terbakar dan tiga sekeluarga  tewas terpanggang di Jalan Masjid, Pangkalan Brandan, Langkat, Rabu (27/9) malam.

Tiga korban tewas yakni, Leni alias Alien (45) berikut dua anaknya, Ivan (17) dan Sela (14), warga Jalan Masjid Pangkalan Brandan. Ketiga korban pada malam kejadian  berada di dalam ruko "Serba Lima Ribu" dan tewas terpanggang terjebak kobaran api.

Keterangan diperoleh SIB,  peristiwa kebakaran itu pertama kali diketahui oleh warga yang saat itu melintas bernama Dayat (38) dan Dina (25) warga Keluarah Brandan Timur, Kecamatan Babalan.

Menurut saksi mata, saat kebakaran terjadi, angin berhembus cukup kuat mengakibatkan kobaran api semakin cepat merambat hingga memusnahkan empat rumah lainnya.

Empat bangunan rumah lainnya yang musnah terbakar yaitu, Toko Roti Harapan Baru, milik Ahan (48), Kantor Yayasan Yasoba (Yayasan Sosial Bhakti Babalan), Gudang peralatan tambak udang milik Aguan (67) dan Toko Roti milik Roci Acai (38).

Kemudian api dapat dipadamkan sekitar 4 jam kemudian (sekitar pukul 04.30 WIB), setelah 7 unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) diturunkan dari Pemkab Langkat dan Pertamina EP Pangkalan Susu serta PT Pertamina RU II Pangkalan Brandan, dibantu masyarakat setempat  maupun personil kepolisian, TNI yang ada di daerah itu.

Asiang salah satu kerabat korban Leni/Alien kepada wartawan di TKP mengatakan, sebelum meninggal, Alien sempat menghubunginya melalui telepon selulernya yang menyebutkan dirinya terjebak api di dalam ruko yang terbakar. "Aku bersama anak-anak masih berada di dalam ruko, api sudah cukup besar", ucap Asiang menirukan perkataan Alien saat itu.

Sementara itu Ayaou anak korban yang ditemui saat kejadian di halaman Masjid Raya Pangkalan didampingi kerabat lainnya mengatakan, sesaat kejadian orang tuanya juga telah meneleponnya  dan mengatakan ibu dan adik- adik terjebak kobaran api di dalam ruko.

Kurang lebih 4 jam petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api, dan sekitar pukul 04:30 WIB baru kemudian jasad ketiga korban ditemukan di dalam reruntuhan gedung yang terbakar. Ketika itu, jarak ketiga korban berdekatan di ruangan tengah dalam kondisi tubuh  hangus terbakar nyaris tak dapat  dikenali lagi.

Untuk kepentingan visum et revertum, kemudian jasad ketiga korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Tanjungpura,  Langkat pada Kamis (28/9) sekitar pukul 09.00 WIB.

Secara tepisah dikonfirmasi, Kapolsek Pangkakan Brandan, AKP JM Sitompul, SH membenarkan, peristiwa  kebakaran lima ruko yang menewaskan korban tiga  sekeluarga.

Dikatakan, untuk sementara diduga sumber api berasal dari korsleting arus pendek listrik, sementara kerugian diperkirakan mencapai Rp 1 miliar. Untuk  mengungkap peristiwa ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan tim Labfor Poldasu.

Sementara itu korban yang  selamat telah dievakuasi ke rumah para tetangga, dan lokasi kebakaran sudah dipasang garis polisi (police line) dengan pengawasan pihak Polsek Pangkalan Brandan.(A28/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru