Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026

Oknum Brimob Terkait Kader Gerindra yang Tewas Tertembak Alami Luka Berat

- Selasa, 23 Januari 2018 11:15 WIB
725 view
Oknum Brimob Terkait Kader Gerindra yang Tewas Tertembak Alami Luka Berat
Jakarta (SIB) - Kader Gerindra Fernando Wowor tewas tertembak senjata anggota Brimob di Bogor, Jawa Barat. Briptu R, anggota Brimob pemilik senjata tersebut, mengalami luka berat di wajah dan dirawat di RS Polri Sukanto, Kramatjati, Jakarta Timur.

"Mengenai perkembangan terakhir kondisi dari Briptu R adalah, saat ini sedang dirawat di ruang ICU Rumkit Sukanto (Kramatjati) Jakarta. Karena mengalami luka berat, terutama pada wajah antara lain terdapat luka dan lebam pada wajah, terdapat perdarahan pada mata, serta perdarahan di hidung yang disebabkan karena ada patah tulang hidung," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jawa Barat AKBP Hari Suprapto melalui pesan singkat, Senin (22/1).

Selain luka di wajah, Briptu R juga menderita patah tulang pada tangan kiri. Saat ini Briptu R dirawat intensif oleh dokter spesialis di RS tersebut.

"Pada tangan kiri mengalami patah tulang pada jari telunjuk kiri. Saat ini ditangani oleh tim dokter spesialis Rumkit Sukanto," terang Hari.

Hari mengatakan polisi terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut. "Penyelidikan masih terus dilakukan oleh tim penyidik," jelasnya.
Peristiwa tertembaknya Fernando terjadi pada Sabtu (20/1) dini hari di Bogor, Jawa Barat. Menurut Ketua Bidang Advokasi Partai Gerindra Habiburokhman, saat itu Fernando bersama rekannya hendak masuk parkir, berpapasan dengan anggota Brimob yaitu Briptu R yang hendak keluar dari parkiran.

Pertemuan itu berlanjut dengan cekcok dan Briptu R menodongkan pistol. Hingga kemudian korban dan temannya berusaha memegangi Briptu R agar tidak terjadi penembakan. Saat itulah korban tertembak.

Polisi menegaskan Briptu R akan diproses hukum. Namun, polisi menegaskan bila insiden itu murni masalah pribadi.

Periksa 7 Saksi
Polisi masih menyelidiki insiden tertembaknya kader Gerindra, Fernando AJ Wowor oleh oknum Brimob, Briptu R. Polisi sudah memeriksa 7 orang saksi terkait masalah ini.

"Dari keterangan saksi, ada percekcokan di jalan, awalnya ya itu," ujar Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Bandung.

Sejauh ini, Polda Jabar sendiri mengirimkan tim untuk menyelidiki insiden yang terjadi di Bogor tersebut. Bahkan polisi telah memeriksa tujuh saksi.
"Kita sudah memeriksa tujuh saksi," katanya.

Fernando terlibat cekcok dan perkelahian dengan anggota R di area parkir di Jalan Sukasari 3, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor. Saat ini anggota R dalam keadaan kritis karena perkelahian di lokasi penembakan.(detikcom/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru