Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Januari 2026

Anggrek Vanda Sumatrana Potensi Alam Danau Toba Kini Terancam Punah

* Bunganya Bisa Menebar Aroma hingga Radius 50 Meter
- Minggu, 04 Februari 2018 11:37 WIB
1.964 view
Anggrek Vanda Sumatrana Potensi Alam Danau Toba Kini Terancam Punah
Anggrek Vanda Sumatrana
Medan (SIB)- Anggrek Vanda Sumatrana (Vanda Tricolor) salah satu dari 125 tanaman anggrek langka yang tumbuh di kawasan Danau Toba dan merupakan potensi alam sebagai daya tarik wisata, kini terancam punah. Hal itu disampaikan Praktisi Pariwisata Harianto Sinaga, Sabtu (3/2) di Medan.

Terancamnya spesies anggrek  yang merupakan khas kawasan Danau Toba itu karena maraknya pembangunan di pinggiran Danau Toba yang merupakan habitat anggrek itu.

Keunikan  jenis anggrek yang tumbuh menempel di bebatuan itu yakni memiliki tangkai yang kuat dan tegak membawa banyak daun  dari akarnya dan memiliki bunga berukuran sedang serta mampu menebar aroma yang khas hingga radius 50 meter.

Harianto mengatakan jenis anggrek tersebut mulai berbunga  bulan Desember hingga Februari dan daya tahan bunga bisa mencapai 2 minggu.
Musim bunga itu bisa dijadikan agenda  wisata untuk menarik minat wisatawan mancanegara, karena pada bulan Desember hingga Januari merupakan musim liburan wisatawan dari Eropa.

Harianto menambahkan bahwa kawasan Danau Toba sangat kaya dengan jenis anggrek dan tercatat ada ratusan jenis di antaranya seperti Trichopilia, Phalaenopsis, Phaius, Paphiopedilum, Oncidium, Epidendrium, Dendrobium, Cattleya,Bulbophyllum Codlogyne Pandurata (jenis anggrek hitam).
Anggrek Hitam (Pandurata) juga sudah langka, namun tidak seperti Vanda Sumatrana yang memiliki aroma khas.

Untuk menyelamatkan kepunahan anggrek di kawasan Danau Toba maka, semua stakeholder diharapkan mengambil peranan, terutama kalangan akademisi serta masyarakat yang berada di lokasi tumbuhnya anggrek tersebut.(A07/c)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru