Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 21 Maret 2026
Terburuk Dalam 130 Tahun

AS “Membeku”, Ribuan Penerbangan Dibatalkan

- Jumat, 23 Maret 2018 09:26 WIB
498 view
AS “Membeku”, Ribuan Penerbangan Dibatalkan
SIB/DailyMail
LINTASI JALANAN: Sejumlah kendaraan melintasi jalanan meski badai salju masih terus melanda Amerika. Kota New York dan timur laut Amerika Serikat masih terus diguyur salju lebat, Kamis (22/3), menyebabkan sekolah dan perkantoran ditutup serta ribuan pener
New York (SIB) -Kota New York dan timur laut Amerika Serikat masih terus diguyur salju lebat. Salju tersebut merupakan salju langka yang terakhir terjadi 130 tahun lalu. Dilansir dari Anadolu Agency, Kamis (22/3), hampir 70 juta penduduk Pantai Timur AS terdampak empat badai besar yang terjadi dalam waktu kurang dari tiga minggu.

Sekolah dan perkantoran ditutup serta ribuan penerbangan dibatalkan. Sekitar 550 penerbangan tiba dan berangkat dari Bandara Internasional John F Kennedy di New York, sekitar 42 persen dari jumlah yang dijadwalkan, dibatalkan. Sementara 700 penerbangan dari bandara New Jersey di Newark dan juga dari La Guardia turut dibatalkan. Kondisi serupa juga dialami di bandara di Boston dan Philadelphia. Hampir 20 persen penerbangan dihentikan.

Angin kencang muncul menjelang hari pertama musim semi, atau biasa disebut 'Winter Storm Toby'. Diperkirakan badai ini akan membuat rekor salju musim semi di Pantai Timur. Badai diperkirakan akan memengaruhi perjalanan di sepanjang jalan raya dari Washington DC ke Boston.

CNN melaporkan, pada Rabu (21/3) sekitar pukul 20.00 waktu setempat, salju turun hingga setebal 6,7 inch atau 17 cm di Central Park. Banyak salju telah turun sebelumnya. Badai membuat ketebalan salju di New York mencapai 30 inch (76 cm), padahal sebelum itu titik tertingginya mencapai 27 inch (68 cm). Ketebalan ini merupakan rekor untuk ketebalan rata-rata sejak tahun 1869, yakni mencapai 28,8 cm.

Akibat badai salju ini, Central Park yang terkenal di New York pun kini memutih tertutup salju. Badai terakhir yang melanda Amerika Serikat bagian timur laut pekan lalu membuat setidaknya lima orang tewas. Sebagian besar dari korban disebabkan oleh pohon-pohon yang roboh oleh angin kencang dan hujan lebat.

Badai Nor'easter yang membawa angin kencang, salju dan hujan deras menerjang Pantai Timur AS sejak tiga minggu lalu. Pantai Timur dilanda angin dengan kecepatan melebihi 80 Km/jam. Yang paling parah dilaporkan di Cape Cod, Massachusetts, hampir 145 Km/jam. (Detikcom/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru