Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 24 September 2026

KPU Nyatakan Dokumen Syarat Pencalonan Jokowi-Ma’ruf Amin Lengkap

- Sabtu, 11 Agustus 2018 10:23 WIB
976 view
KPU Nyatakan Dokumen Syarat Pencalonan Jokowi-Ma’ruf Amin Lengkap
SIB/Ant/Akbar Nugroho Gumay
PENDAFTARAN BAKAL CAPRES JOKOWI: Bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo (keempat kiri) dan Ma’ruf Amin (kelima kiri) menyerahkan syarat pencalonan menjadi presiden dan wakil presiden kepada Ketua KPU Arief Budiman (kanan) di Kantor K
Jakarta (SIB)- Capres-cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyerahkan dokumen syarat pencalonan ke KPU. Jokowi didampingi para ketum parpol pengusung.

Jokowi dan Ma'ruf Amin tiba pada pukul 09.59 WIB, Jumat (10/8). Di ruang pendaftaran, Jokowi dan Ma'ruf Amin langsung menyalami para komisioner KPU.
Setelah menyerahkan syarat, Jokowi dan Ma'ruf Amin duduk di depan para komisioner KPU yang memeriksa syarat. Ketum-ketum parpol duduk di samping keduanya.

Setelah itu, Jokowi dan Ma'ruf Amin menyerahkan syarat pencalonan ke KPU. Sebelumnya, Jokowi dan Ma'ruf Amin lebih dulu ke gedung Joang 45 untuk mengumumkan pencalonan.

"Di pagi yang cerah ini, saya beserta Bapak Prof KH Ma'ruf Amin dari Gedung Joang 45 akan mendaftarkan diri menuju ke KPU. Di masa lalu, Gedung Joang ini adalah tempat di mana para pejuang-pejuang politik kita Bung Karno, Bung Hatta, Adam Malik, semuanya digembleng dari sisi politiknya," kata Jokowi di Gedung Joang 45.

Jokowi menyebut Gedung Joang mewakili semangat para kaum muda di kala itu untuk merebut kemerdekaan Indonesia. Dengan alasan itu, dia menilai Gedung Joang sebagai pemantik semangat untuk mengawali perjuangannya berlaga di Pilpres 2019.

"Gedung Joang 45 ini mewakili semangat perjuangan para pemuda yang menyala untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Ini Gedung Joang kita pilih sebagai titik awal untuk memulai perjuangan untuk memenuhi dan mengisi kemerdekaan yang diperjuangkan pahlawan kita," terangnya. 

Figur Tepat
Jokowi memilih Prof KH Ma'ruf Amin, sebagai wakil presidennya di Pilpres 2019. Jokowi memilih Ma'ruf Amin karena memiliki pengalaman baik di legislatif atau pun ekskutif.

"Saya yakin Ma'ruf Amin adalah figur tepat bagi saya untuk melanjutkan perjuangan saya. Beliau adalah sosok kultur, sosok utuh, ulama bijaksana, ulama yang dihormati umat Islam di tanah air," ucap Jokowi.

Jokowi mengatakan, Ma'ruf pernah duduk di kursi DPRD, DPR dan MPR. Di eksekutif, Ma'ruf Amin juga mengisi posisi BPIP dan Wantimpres.

"Beliau juga rais aam di PBNU dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI)," sambung Jokowi.

Jokowi berharap dapat melanjutkan perjuangannya bersama Ma'ruf Amin. Dia ingin, membangun Indonesia lebih kuat di masa depan.

"Semoga kita lebih kuat lagi ke arah masa depan," kata Jokowi

Lengkap
KPU menyatakan syarat pencalonan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai capres dan cawapres dinyatakan lengkap. KPU lebih dulu memeriksa dokumen-dokumen syarat pencalonan.

"Syarat pencalonan sudah dinyatakan lengkap," ujar Kepala Biro Tekmas KPU Nur Syarifah.

Sejumlah dokumen yang diperiksa model B-PPWP, model B.1-PPWP yakni Surat Pernyataan Parpol/Gabungan Partai Politik dalam Pencalonan Presiden-Wapres.

Kemudian juga model B.4-PPWP yakni Surat Pernyataan Visi, Misi dan Program, model BB.1-PPWP : merupakan Surat Pernyataan bakal calon Presiden/Wakil Presiden.

Lalu model BB.2-PPWP : Daftar Riwayat Hidup Calon Presiden/Wakil Presiden 

Doakan Korban NTB
Sementara itu, Cawapres KH Ma'ruf Amin memimpin doa sebelum mendaftarkan diri ke Kantor KPU pada Jumat (10/8). Ma'ruf Amin ingin pertemuan di Gedung Joang 45 diberkati sebelum mendaftarkan Pilpres.

"Ya Allah, ya Tuhan kami jadikan pertemuan yang engkau berkati, yang engkau berkati dan tujuan mengantarkan capres-cawapres ke KPU dalam rangka pilpres yang akan datang," ujar KH Ma'ruf Amin.

Ma'ruf berharap diberikan insipirasi dan semangat dari pendiri bangsa Indonesia agar sejahtera dan aman. Ketum MUI ini juga berharap diberikan keselamatan dan kemudahan memimpin Indonesia.

"Dari gedung ini memperoleh inspirasi dan semangat dari pendahulu untuk membangun bangsa agar Indonesia sejahtera dan aman.

Berikan kami kemudahan dan daya upaya mewujudkan cita-cita," tutur Ma'ruf Amin.

Selain itu, Amin mengharapkan perlindungan masyarakat yang saat ini tertimpa musibah di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

"Berikan keselamatan kepada saudara-saudara kami yang mengalami topan dan badai di Nusa Tenggara Barat. Berikanlah mereka ketabahan," tutur Ma'ruf.
Jokowi dan Ma'ruf Amin naik mobil Toyota Kijang Innova menuju Gedung KPU. Dia sempat membuka jendela mobil dan melambaikan tangan sambil tersenyum. Tampak Paspampres yang berjaga di samping mobil. Mereka juga berlari-lari saat mobil mulai bergerak.

Tetap Bersarung
KH Ma'ruf Amin tak meninggalkan ciri khasnya meski kini sudah menjadi cawapres Joko Widodo. Ma'ruf tetap bersarung saat berangkat untuk pendaftaran Pilpres.

Ma'ruf tampak mengenakan baju koko berwarna putih. Ketua Umum MUI itu juga berpeci hitam dan bersarung dengan warna senada.

Begitupun dengan sang istri dan keluarga yang mendampinginya untuk mendaftar Pilpres. Mereka kompak memakai pakaian putih. Sebelum berangkat, Ma'ruf Amin menyempatkan untuk memeluk cucunya.

Sebelum masuk ke mobilnya, Ma'ruf Amin menyempatkan menggendong cucunya untuk berpamitan. Dia terlihat memeluk dan mencium pipi cucunya tersebut. Terdengar suara Ma'ruf Amin yang meminta doa kepada cucunya.

Dampingi Jokowi
Sejumlah menteri kabinet kerja ikut Jokowi-Ma'ruf Amin, mendaftar sebagai Capres-Cawapres 2019-2024 di Gedung KPU. Para menteri terlihat kompak mengenakan kemeja putih.

Sejumlah menteri yang datang ialah, Menhub Budi Karya, Menaker Hanif Dhakiri, Mentan Amran Sulaiman, Menteri PUPR Basuki Hadi Muljono, Menteri PDTT Eko Putro, Mendikbud Muhadjir Effendy, Mensesneg Pratikno, Menteri LHK Siti Nurbaya, Menteri ATR Sofyan Djalil hingga Seskab Pramono Anung.

Para menteri itu terlihat di Gedung KPU usai Jokowi-Ma'ruf tiba. Sejumlah ketum parpol dan pengurus parpol juga hadir di lokasi.

Aksi Massa Pro Jokowi
Massa pro Joko Widodo-Ma'ruf Amin ikut mengawal pasangan itu mendaftar capres-cawapres ke KPU. Salah satunya dengan Baleganjur yaitu dengan iring-iringan rombongan yang memainkan gamelan.

Para massa pro Jokowi-Ma'ruf Amin memadati jalanan di depan KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat. Dukungan-dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf Amin terus diteriakkan oleh massa.

Salah satunya datang dari relawan Jangkar Jokowi. Bila yang lain membawa spanduk dan poster, relawan tersebut membawa Baleganjur dan set gamelan khas Bali. Gamelan itu dimainkan selama Jokowi dan Ma'ruf Amin berada di dalam gedung KPU.

Koordinator relawan Jangkar I Ketut Guna Artha mengatakan alat musik Baleganjur tersebut merupakan representasi kegembiraan. Dia berharap kontestasi Pilpres 2019 disambut dengan kegembiraan.

"Alat musik ini salah satu yang merepresentasikan kan kegembiraan. Biasanya ini buat seremoni pembukaan atau pengawalan. Tradisi politik kita harusnya kan kegembiraan," ujar dia.

Ketut menyebut tabuhan gamelan itu terus dimainkan untuk memeriahkan suasana dan membawa kegembiraan untuk Pilpres 2019. Sebab, dia mengatakan akhir-akhir ini politik seakan-akan mencekam dan membawa permusuhan.

"Akhir-akhir ini politik seakan-akan mencekam dan seakan-akan membawa permusuhan. Harusnya itu kan kontestasi biasa untuk itu kami mencoba menyuguhkan suatu yang berbeda," terangnya.

Tak hanya gamelan khas Bali, ada juga relawan yang memakai pakaian adat. Mereka semua berbaur menjadi satu di depan KPU. (detikcom/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru