Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Januari 2026

Pindah Massal Siswa di Sidikalang Diduga Kuat karena Siswa Khawatir Keabsahan Ijazahnya

* Kepala Sekolah William Siregar: Itu Hoax
- Jumat, 07 September 2018 11:38 WIB
633 view
Sidikalang (SIB)- Anggota DPRD Dairi, Delphi Masdiana Ujung SH MSi kembali angkat bicara soal perpindahan belasan siswa Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK) Cahaya Cinta Negeri Sidikalang ke sekolah lain. Perpindahan itu ditengarai karena para siswa mendapat informasi terkait legalitas ijazah kakak kelasnya.

"Bahwasanya, ijazah dari lulusan pertama SMTK Cahaya Negeri tersebut diduga ilegal. Terbukti dengan tidak diterimanya ijazah-ijazah dimaksud saat mencari pekerjaan. Karena ketika dilakukan verifikasi oleh pihak yang berkompeten, dinyatakan bahwa ijazah tersebut ilegal," ujar Delphi.

Ditambahkan Delphi, hingga saat ini masih tetap diragukan legalitas sekolah tersebut, sehingga para siswa secara beramai-ramai pindah ke sekolah lain. "Siswa-siswa tersebut belajar di SMTK yang lain dan menamatkan pembelajarannya di SMTK Cahaya Negeri yang pada saat itu belum mempunyai izin," tambahnya.

Hoax
Sementara itu Kepala Sekolah SMTK Cahaya Cinta Negeri Sidikalang, William Siregar MPdK menjawab wartawan SIB, Rabu (5/9) lewat selulernya menyebutkan, informasi tersebut hoax. "Hoax itu, berita bohong lagi. Ijazah mereka yang semalam saya tunjukkan ke Anda, itulah ijazah angkatan ke-2," tulisnya.

Siregar juga kembali menegaskan prosedur perpindahan para siswanya. "Kita ikuti prosedur mereka dengan surat persetujuan orang tua dan dilaporkan ke Kementerian Agama Propinsi dan Jakarta. Prosedur itulah yang saya maksudkan kalo memang mau pindah," tulisnya menjawab konfirmasi.

Sebelumnya, kepada wartawan SIB, Selasa (4/9) William menyebutkan, siswa lulusan SMTK Cahaya Cinta Negeri Sidikalang ada yang melanjut ke PT tepatnya di USU dan bekerja di Malaysia. Namun, hingga berita ini dikirim ke redaksi, Rabu (5/9) pukul 14:40, nama, tempat sekolah dan tempat kerja lulusan tersebut tidak ada dikirimkan. Demikian juga Kabid Bimas Kristen Provinsi Sumut, Hasudungan Simatupang saat dikonfirmasi SIB, Rabu (5/9) belum memberikan jawaban.

Kabid Dikmen UPT  Cabang Dinas Pendidikan Kabanjahe, Zulkarnaen Barus yang dihubungi SIB, Rabu (5/9) mengaku, bahwa SMTK bukan ranah Dinas Pendidikan Provsu. "Selamat siang pak Malau. Maaf pak, SMTK itu di bawah naungan Kemenag bukan Dinas Pendidikan Provinsi. Silahkan bapak berkonsultasi dengan pihak Kemenag. Terima kasih," tulis Barus. (B04/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru