Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Januari 2026
Dishanpang Sumut Respon Berita SIB

Tim Direktorat PKH Kementan Turun ke Nisel Investigasi Kasus Rabies

- Senin, 01 Oktober 2018 11:52 WIB
676 view
Nisel (SIB)- Terkait rabies yang diberitakan SIB beberapa hari lalu, Tim Direktorat Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian (Kementan) didampingi Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (Dishanpang) Sumut turun ke Nias Selatan (Nisel) melakukan investigasi, sekaligus membawa 2.000 dosis vaksin anti rabies hewan, Jumat (28/9).

Selain di Nisel, Tim juga ke Nias Barat, Nias Utara dan Kabupaten Nias masing-masing memberikan vaksin anti rabies sebanyak 1000 dosis.

Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut melalui Kabid Kesehatan Hewan, Drh Mulkan Harahap MSi mengaku merespon pemberitaan SIB terkait rabies kembali merenggut nyawa di Nisel dan merujuk surat anggota DPD RI Parlindungan Purba, sehingga tim Kementan dan provinsi turun ke Pulau Nias.

Direktorat PKH Kementan didampingi Tim Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provsu turun di Nias melakukan investigasi sekaligus menyerahkan vaksin. "Khusus di Nisel diberikan vaksin anti rabies 2.000 dosis, sedangkan untuk Nias Barat, Nias Utara dan Nias masing-masing mendapat 1.000 dosis," katanya.
Setelah koordinasi di Dinas Pertanian Nisel, tim langsung investigasi ke daerah kejadian rabies di Uluidano Tae. Staf Dirjen PKH Kementan Jakarta Drh Erna turun langsung ke lapangan. 

Dikatakan, secara nasional pihaknya menargetkan pulau Nias terbebas rabies tahun 2030. "Masyarakat setempat kiranya betul-betul mau berpartisipasi untuk vaksinasi, baik kemauan sendiri maupun ketika pemerintah meminta anjing dan hewan lainnya di vaksinasi," imbaunya.

Pemelihara anjing dikatakan agar benar-benar diperbaiki. Jika selama ini berkeliaran di luar maka diupayakan ke depan dikandangkan, jika dibawa keluar harus pakai rantai," harap Harahap.

Menindaklanjuti aksi Kementerian dan Pemprovsu, Dinas Pertanian Nisel kini lebih aktif melakukan vaksinasi terhadap binatang yang rawan rabies di kecamatan Uluidano Tae dan beberapa daerah lainnya. (Dik-HH/c)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru