Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Januari 2026

Bentrok Satpol PP-Mahasiswa di Medan Kota, Puluhan Luka-luka

- Rabu, 24 Oktober 2018 11:02 WIB
379 view
Bentrok Satpol PP-Mahasiswa di Medan Kota, Puluhan Luka-luka
SIB/Dok
BENTROK: Petugas Satpol PP melakukan pengamanan penertiban PKL di Jalan Gedung Arca, Kelurahan Teladan Barat Medan Kota, ketika terjadi bentrokan, Senin (22/10) malam.
Medan (SIB)- Bentrokan antara petugas satpol PP dan mahasiswa terjadi di Jalan Gedung Arca, Kelurahan Teladan Barat Kecamatan Medan Kota, Senin (22/10) sekira pukul 21 WIB, persis di depan Kampus  Institut Teknologi Medan (ITM).

Berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan, bentrokan disebut-sebut berawal saat petugas gabungan dari kepolisian dan Satpol PP pada pukul 20.00 WIB hendak melakukan penertiban terhadap para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sepanjang Jalan Gedung Arca dekat Stadion Teladan Medan.

Namun, tiba-tiba petugas mendapat lemparan batu.  Akibatnya, bentrokan pecah.  Saling lempar menggunakan batu pun terjadi antara kedua belah pihak.
Informasi yang diperoleh wartawan, lebih dari 10 personel  Satpol PP terluka terkena lemparan batu. Sedangkan dari pihak mahasiswa 1 orang.

Namun Kapolsek Medan Kota Kompol Revi Nurvelani membantah bentrokan terjadi bukan antara personil Satpol PP dengan mahasiswa, melainkan personil Satpol PP dengan pedagang.

"Masyarakat, pedagang-pedagang itu, cuman berlindung di kampus mahasiswa, seolah-olah itu mahasiswa,"ujar Kompol Revi saat dikonfirmasi wartawan Selasa (23/10) sore. Perwira berpangkat satu melati di pundaknya ini juga menjelaskan, seluruh korban sudah dibawa ke rumah sakit maupun klinik terdekat untuk mendapat penanganan medis.

Revi mengaku, sempat mendapatkan lemparan batu sebanyak dua kali di pelipis mata kanannya. Beruntung batu yang mengenainya tidak besar, sehingga hanya menimbulkan luka lebam ringan saja.

"Saya kena dua kali. Kalau di kaki nggak tahu sudah beberapa kali," jelasnya.

Bentrokan inipun akhirnya mereda, setelah kedua pihak sepakat mengamankan massanya. Lalu kedua belah pihak akhirnya membubarkan diri.

"Perwakilan dari rektor sudah turun. Kita bersepakat untuk mengamankan personil, dan rektor mengamankan mahasiswa," pungkas dia. (A20/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru