Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Januari 2026

Gedung Polsek di Aceh Tamiang Dibakar Massa

- Rabu, 24 Oktober 2018 12:15 WIB
455 view
Banda Aceh (SIB)- Markas Polsek Bendahara di Aceh Tamiang, Aceh dibakar massa. Seluruh bangunan Polsek dan beberapa unit sepeda motor ludes dilalap api.

"Informasinya benar Polsek dibakar massa. Sekarang massa masih berada di Polsek dan sudah diterima oleh Wakapolres," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Misbahul Munauwar, Selasa (23/10).

Insiden pembakaran Polsek itu terjadi Selasa siang. Saat itu ratusan masyarakat mendatangi Mapolsek dan sempat melakukan perusakan terhadap beberapa motor. Massa yang tersulut emosi selanjutnya membakar bangunan Polsek.

Seketika api membumbung tinggi. Massa tak beranjak dari Polsek dan melihat bangunan dilalap api. Sejumlah warga juga menyiarkan aksi pembakaran tersebut lewat media sosial.

Meski demikian, belum diketahui penyebab pasti pembakaran tersebut. Menurut Misbah, massa sudah diterima Wakapolres Aceh Tamiang untuk mendengar keluhan masyarakat.

"Kronologis lengkapnya saya masih nunggu data dari Kapolres. Informasi sementara diduga Kapolseknya melakukan pelanggaran," jelas Misbah.

DICOPOT
Pasca-aksi pembakaran tersebut, Kapolsek Bendahara Ipda Iwan Wahyudi langsung dicopot. "Sekarang Kapolseknya langsung dicopot oleh Kapolda," kata Misbahul Munauwar.

Menurut Misbah, Kapolda Aceh Irjen Rio S Djambak langsung memerintahkan untuk mencopot Kapolsek usai mendapat laporan adanya pembakaran Polsek. Meski demikian, bentuk pelanggarannya masih didalami Propam.

"Kapolda sudah memerintahkan mencopot jabatan Kapolsek dan kasus tersebut akan ditangani sesuai prosedur yang berlaku," jelas Misbah.

Hingga berita ini dikirim, belum ada keterangan resmi terkait pelanggaran yang dilakukan Kapolsek Ipda Iwan Wahyudi.

"(Penyebab pembakaran itu) informasi sementara ada pelanggaran yang dilakukan Kapolseknya. Sekarang masyarakatnya masih nego sama pak Wakapolres. Masyarakat masih di Polsek," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Misbahul Munauwar.

Warga yang tidak terima dengan pelanggaran yang dilakukan Kapolsek selanjutnya mendatangi Mapolsek. Sampai di sana, ratusan masyarakat tiba-tiba tersulut emosi. Mereka melakukan pengrusakan dan membakar Mapolsek.

"Yang jelas ada perbuatan (Kapolsek) yang dikategorikan itu pelanggaran karena sempat membuat konflik di masyarakat," jelas Misbah. (detikcom/c)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru