Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 01 Juli 2026
Rencananya Dimakamkan di Samosir

Isak Tangis Warnai Prosesi Adat Sekeluarga Korban Pembunuhan di Bekasi

* Pembunuh Diduga Lebih dari Seorang
- Kamis, 15 November 2018 10:17 WIB
344 view
Isak Tangis Warnai Prosesi Adat Sekeluarga Korban Pembunuhan di Bekasi
SIB/INT
Ilustrasi
Jakarta (SIB)- Prosesi adat dilakukan oleh keluarga besar korban pembunuhan satu keluarga di Bekasi. Isak tangis mewarnai prosesi adat ini.

Pantauan di Rumah Duka Gereja Oikumene Lahai Roi, Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (14/11) sekitar pukul 09.10 WIB, tampak upacara adat dimulai dengan kerabat dan keluarga menyalami keluarga besar Nainggolan. Selanjutnya doa-doa dipanjatkan dan lagu-lagu dilantunkan.

Isak tangis histeris dari dua kakak laki laki Diperum Nainggolan sempat pecah saat prosesi membuka kain ulos. Satu per satu jenazah dilihat oleh keluarga Nainggolan.

Sebelumnya diketahui bahwa Diperum Nainggolan ditemukan tewas bersama istrinya, Maya Boru Ambarita, dan dua anaknya, Sarah Boru Nainggolan (9) dan Arya Nainggolan (7).

Ada luka bekas senjata tajam di leher Diperum dan istrinya. Sedangkan dua anaknya diduga kehabisan oksigen karena dibekap pelaku.

Terkait kasus ini, polisi memeriksa 12 saksi, termasuk Douglas, kakak Diperum. Sedangkan dari hasil autopsi diketahui banyak luka senjata tajam dan benda tumpul pada tubuh korban.

Rencananya 4 jenazah keluarga Diperum selanjutnya akan dibawa ke Medan untuk dimakamkan di Samosir. Keluarga akan membawa 4 jenazah keluarga Diperum akan dibawa melalui bandara Soekarno Hatta menuju bandara Kualanamu.

Lebih Satu Orang
Sementara itu, Kapolres Bekasi Kota Kombes Indarto menduga pembunuh keluarga Diperum Nainggolan di Bekasi, Jawa Barat, lebih dari satu orang. Indarto berharap tim bisa menangkap pelaku dalam waktu dekat.

"Saya mohon doa restu mudah-mudahan tim sudah temukan titik terang. Mudah-mudahan dalam dekat, kami bisa ungkap pelakunya. Ya itulah (lebih dari satu orang)," kata Indarto di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (14/11).

Secara terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan 12 saksi sudah diperiksa mengenai kasus tersebut. Saksi tersebut terdiri dari keluarga korban hingga tetangga di sekitar lokasi kejadian.

"Setelah itu mengembang ke saksi-saksi, siapa yang mendengar dan melihat. Dua saksi sudah kami BAP, 10 saksi yang belum tapi sudah kami interview ini jadi barbuk penyidik," ujarnya.

Sejumlah barang bukti juga disita polisi dari lokasi kejadian. Keterangan saksi dan barang bukti itu masih diteliti. (detikcom/f)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru