Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026

Usai Observasi di Natuna, Diza Sehat dan Pulang Kampung ke Medan

* Istana Harap Pemda Pantau Kesehatannya
Redaksi - Senin, 17 Februari 2020 10:45 WIB
112 view
Usai Observasi di Natuna, Diza Sehat dan Pulang Kampung ke Medan
News.detik.com
Diza Lailia Barokah, seorang mahasiswi yang harus mengikuti proses observasi di Natuna, telah tiba di kampung halaman di Kota Medan.
Medan (SIB)
Diza Lailia Barokah, seorang mahasiswi yang harus mengikuti proses observasi di Natuna, telah tiba di kampung halaman di Kota Medan. Diza sudah diperbolehkan pulang ke rumah orang tuanya karena dinyatakan sehat.

Diza adalah satu dari tiga orang warga Sumut yang diobservasi di Natuna setelah kembali dari Wuhan. Ia memutuskan kembali ke Medan, sedangkan dua orang lainnya tinggal di rumah keluarganya di Jakarta.

Diza tiba di Bandara Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, pada Sabtu (15/2) sekitar pukul 23.30 WIB. Kedatangan Diza disambut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Alwi Mujahit Hasibuan.

Alwi Mujahit memastikan Diza tiba di Medan dalam keadaan sehat. Menurutnya, tidak akan ada pengawasan kesehatan yang dilakukan lagi terhadap Diza selama berada di Medan.

"Diza sehat. Sudah ada surat keterangan sehat dari Kementerian Kesehatan bahwa yang bersangkutan sehat. Jadi tidak perlu lagi diawasi," ujar Alwi saat dihubungi, Minggu (16/2).

Pantau Kesehatan
Istana Kepresidenan berharap jajaran pemerintah daerah (Pemda) setempat memantau kesehatan warga yang usai menjalani observasi dari Natuna, Kepulauan Riau. Ada 238 WNI yang selesai diobservasi selama 14 hari.

"Kemenkes dan jajarannya di daerah diharapkan bekerja sama dengan Pemda setempat untuk terus memantau dan berkomunikasi dengan 238 orang yang telah menjalani transit observasi di Natuna," ujar Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman lewat pesan singkat, Sabtu (15/2).

Sedangkan Deputi IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Juri Ardiantoro memastikan Dinas Kesehatan dan juga Pemda setempat melakukan monitoring secara rutin. Pemda juga disebutnya siap membantu jika diperlukan.

"Pemda melalui Dinas Kesehatan juga terus berkomunikasi, memonitor dan membantu jika peserta observasi yang telah pulang membutuhkan info dan bantuan dari Pemda," kata Juri.

Pihak Istana Kepresidenan juga meyakini masyarakat tidak membangun persepsi negatif kepada ratusan WNI ini.
"Kita percaya masyarakat Indonesia memiliki empati yang tinggi dan tidak membangun persepsi negatif terhadap peserta observasi yang sudah pulang ke rumah masing-masing," ujar Juri Ardiantoro.

"Kita semua, masyarakat dan pemerintah telah mengetahui dan memastikan bahwa sejak dari negeri Tiongkok, di Natuna dan sekrang kembali ke rumah mereka masing-masing dalam keadaan sehat wal afiat," kata Juri. (detikcom/c)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru