Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026

Cabai Merah Sumut Banyak Dijual ke Propinsi Lain

Redaksi - Selasa, 18 Februari 2020 19:39 WIB
205 view
Cabai Merah Sumut Banyak Dijual ke Propinsi Lain
eksisnews.com
Ilustrasi
Medan (SIB)
Cabai merah yang selalu menjadi pemicu inflasi, harganya selalu berfluktuasi namun tetap mahal. Hingga, Senin (17/2) harga cabai berkisar Rp 38 ribu hingga Rp 40 per kg. Dua pekan sebelumnya harga cabai masih di level harga di bawah Rp30 ribu per kg.

Hal tersebut menyebabkan banyak konsumen mengeluh apalagi dikhawatirkan bulan puasa mendatang bisa merangkak naik komoditi tersebut.

Sementara itu, Kepala Seksi Program Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Sumatera Utara (Sumut) Fahri Peranginangin mengatakan, produksi cabai merah di Sumut sebenarnya cukup banyak dan produksi cabai melimpah.

Namun, pelaku usaha cenderung menjualnya ke luar Sumut, karena harga jual cabai di luar provinsi ini cukup menggiurkan.
"Cabai gunung produksi Sumut terasa pedasnya segar jadi sangat diminati provinsi lain. Sementara produksi cabai keluar, dan cabai lain pada masuk misalnya dari Aceh, Jawa, Sumatera Barat," ujar Fahri, Senin (17/2).

Ia meminta instansi lain untuk turut mengawal harga cabai merah agar stabil dan tidak meresahkan masyarakat atau konsumen.
Sementara data yang diterima memang dengan harga jual Rp 25 ribu per kg cabai merah, para petani mengaku sudah untung.
Fahri mengatakan selama tahun 2019, produksi cabai di Sumut mencapai 148 ribu ton dengan produktivitas 92,76 kwintal per hektar dari luas tanam 15.557 hektar dan luas panen 16.004 hektar.

Diakuinya, rata-rata produksi cabai merah di provinsi ini antara 9 sampai 12 ton per hektar.

Adapun sentra produksi cabai merah tertinggi di Sumut yakni Kabupaten Karo sebanyak 42.521 ton, Simalungun sebanyak 35.232 ton, Dairi sebanyak 19.441 ton, dan Langkat sejumlah 17.195 ton.

Kemudian Batubara produksi cabainya sebanyak 11.145 ton, Tapanuli Utara sejumlah 4.963 ton dan Tapanuli Selatan sebanyak 2.954 ton.

Ia menjelaskan, produksi cabai merah sejak awal Januari hingga pertengahan Februari 2020, Karo memiliki produksi cabai sebesar 940 ton, dan hasil tanam Oktober sampai November 2019 dengan luas panen 99 hektar.

"Tahun 2020 ini, Madina panen cabai di lahan seluas 64 hektar dengan produksi sebanyak 914 ton cabai. Sedangkan Asahan memiliki produksi cabai sebanyak 148 ton dari hasil panen 12 hektar," ucapnya.(M2/c)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru