Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026

Stok Masker di Medan Kosong

Redaksi - Rabu, 19 Februari 2020 10:47 WIB
312 view
Stok Masker di Medan Kosong
radarbromo.jawapos.com
Ilustrasi
Medan (SIB)
Stok masker di apotek maupun distributor di Kota Medan dikabarkan sudah kosong. Hal ini diakibatkan wabah virus corona (Covid-19) yang melanda dunia, terutama di negara China atau Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

Salah seorang pegawai salah satu apotek di Jalan AR Hakim, Ahmad mengatakan kekosongan stok masker di tempatnya bekerja sudah berlangsung sejak sepekan terakhir. Padahal masyarakat banyak yang mencari masker karena masih khawatir terhadap virus corona.

"Malah ada yang sampai meninggalkan nomor kontak agar bisa mendapatkan masker dari kita," kata Ahmad kepada wartawan, Selasa (18/2).

Dia mengatakan, kekosongan stok masker ini memang sudah terjadi mulai dari tingkat distributor hingga ke apotek. Dia sendiri mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab kosongnya stok masker tersebut.

Salah seorang karyawan apotek lainnya di kawasan Sukaramai, Susan juga mengakui di tempatnya malah sudah sejak beberapa hari ini tidak lagi menjual masker. "Kami sekarang sudah nggak ada menjual lagi. Soalnya sudah kosong," ungkapnya.

Terpisah, Ketua Gabungan Perusahaan (GP) Farmasi Sumut T Amin Wijaya mengatakan stok masker memang telah kosong di tingkat distributor sejak sekitar dua-tiga pekan terakhir.

Menurutnya, stok ini kosong lantaran sebagian besar masker selama ini memang harus diimpor dari RRT. "Permintaan masker kan sedang banyak. Karena ini panik semua terkait corona," sebutnya.

Amin menjelaskan, sebagian besar masker yang beredar di Indonesia terutama di Sumut, produsennya juga kebanyakan berasal dari Tiongkok. Padahal, untuk Tiongkok saja, kebutuhannya kini sangat besar untuk memenuhi kebutuhan masker warganya.

"Tapi sebetulnya kita di sini tak perlu panik begitu, karena sampai sekarang tidak terdeteksi adanya virus corona. Yang penting, seperti imbauan dari Kemenkes agar selalu mencuci tangan, makan makanan bergizi dan istirahat yang cukup," tuturnya.

Namun begitu, Amin membeberkan, menurut informasi yang dia baca, Tiongkok sedang membangun banyak pabrik untuk memproduksi masker. Malah, ada satu pabrik, dalam sehari mampu memproduksi hingga sebanyak 10 juta helai masker.
"Sebelum ini, mereka (Tiongkok) harus impor dari tempat lain untuk masker ini. Karenanya saya kira, sebentar lagi masker juga sudah kembali banjir," tuturnya mengakhiri. (M17/q)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru