Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026

Buka Konferensi Kerja PGRI, Ma'ruf Minta Guru Tingkatkan Kompetensi

Redaksi - Sabtu, 22 Februari 2020 15:45 WIB
86 view
Buka Konferensi Kerja PGRI, Ma'ruf Minta Guru Tingkatkan Kompetensi
MEMBUKA : Wakil Presiden Ma'ruf Amin membuka acara Konferensi Kerja Nasional I PGRI 2020 di Jakarta,Jumat (21/2).
Jakarta (SIB)
Wakil Presiden Ma'ruf Amin membuka acara Konferensi Kerja Nasional I PGRI 2020. Ma'ruf meminta guru terus meningkatkan kompetensi.

Acara digelar di Hotel Golden Boutique, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (21/2). Selain Ma'ruf, hadir Ketua Dewan Pembina PGRI Jusuf Kalla dan Ketua MPR Bambang Soesatyo.

Dalam sambutannya, Ma'ruf menyebut pemerintah saat ini berupaya memperbaiki kondisi pendidikan, terutama terkait dengan kesejahteraan guru.

"Pemerintah menyadari peran strategis guru dalam menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul. Karena itu, pemerintah berupaya terus memperbaiki kondisi pendidikan, khususnya kesejahteraan guru, tanpa mengurangi kualitas dan kompetensi guru," kata Ma'ruf.

Ma'ruf mengatakan pemerintah berupaya agar guru dapat mendapatkan sertifikasi profesi guru. Tidak hanya itu, rekrutmen guru PNS juga dilakukan untuk memenuhi kekurangan jumlah guru.

"Pemerintah terus berupaya meningkatkan target guru, untuk memperoleh sertifikasi profesi guru. Mulai 2018, pemerintah juga melakukan rekrutmen guru PNS untuk memenuhi kekurangan jumlah guru," kata Ma'ruf.

"Saya juga mengharapkan adanya kebijakan yang sinergis antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mewujudkan tata kelola guru dalam hal perekrutan, penempatan, dan peningkatan profesi secara berkelanjutan. Contohnya, jangan sampai terjadi mutasi guru yang menyebabkan kekurangan atau kekosongan guru di daerah tertentu," sambungnya.

Ma'ruf meminta guru meningkatkan dan mengembangkan kompetensi. Hal ini, menurutnya, perlu dilakukan sejalan dengan adanya perkembangan ilmu pengetahuan.

"Saya mengharapkan guru selalu berupaya meningkatkan dan mengembangkan kompetensi kualifikasi akademik dan kompetensi secara berkelanjutan, sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni," tuturnya. (detikcom/f)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru