Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026

Survei Indo Barometer: Soeharto Jadi Presiden Paling Disukai Rakyat

* Survei PRC : Kinerja TNI-Polri Paling Memuaskan
Redaksi - Senin, 24 Februari 2020 10:13 WIB
165 view
Survei Indo Barometer: Soeharto Jadi Presiden Paling Disukai Rakyat
news.detik.com
Presiden ke-2 Soeharto.
Jakarta (SIB)
Lembaga survei Indo Barometer menggelar diskusi 'Mencari Pemimpin Road to Capres dan Parpol 2024'. Sebelum menjelaskan mengenai Capres 2024, Indo Barometer terlebih dahulu menyampaikan kepuasan masyarakat kepada tujuh Presiden Indonesia yang pernah memimpin.

Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari mengatakan Presiden ke-2 RI Soeharto yang paling banyak disukai masyarakat. Nama berikutnya disusul Joko Widodo (Jokowi), Sukarno, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), BJ Habibie, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan Megawati Soekarnoputri.

"Presiden paling banyak disukai adalah Soeharto 23,8 persen, disusul Joko Widodo 23,4 persen, Soekarno 23,3 persen, Susilo Bambang Yudhoyono 14,4 persen, BJ Habibie 8,3 persen, Abdurrahman Wahid 5,5 persen dan Megawati Soekarnoputri 1,2 persen," ujar Qodari di Hotel Century Park Senayan, Jakarta, Minggu (23/2).

Menurutnya, Soeharto menjadi presiden yang paling disukai masyarakat Indonesia bukan tiba-tiba. Hasil survei yang dilakukan Indo Barometer pada 2011 juga memunculkan Soeharto di urutan pertama.

"Pada 2011 Soeharto 36,5 persen, kemudian Susilo Bambang Yudhoyono 20,9 persen, Soekarno 19,8 persen, Megawati Soekarnoputri 9,2 persen, BJ Habibie 4,4 persen, Abdurrahman Wahid 4,3 persen," ucap Qodari.

Qodari mengatakan, alasan Soeharto menjadi presiden yang paling disukai karena pada zaman orde baru itu fasilitas yang diberikan serba lengkap. Dari dunia pendidikan ada SD Inpres yang memberikan buku gratis.

"Beliau presiden nomor lengkap. Beliau bangun pendidikan SD Inpres, buku gratis 'Ini Budi, ini ibu Budi'. Siapa yang kasih itu, beli nggak? Gratis," kata Qodari.

Survei dilakukan pada tanggal 9 Januari 2020 sampai 15 Februari 2020. Sampel dari survei ini berjumlah 1.200 responden dari 34 provinsi. Margin of error survei sebesar 2,83% dengan tingkat kepercayaan 95%. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling. Teknik pengumpulan data wawancara dan tatap muka responden menggunakan kuesioner.

Berikut urutan presiden yang disukai rakyat versi Indo Barometer:
1. Soeharto: 23,8%
2. Jokowi: 23,4%
3. Sukarno: 23,3%
4. SBY: 14,4%
5. Habibie: 8,3%
6. Gus Dur: 5,5%
7. Megawati: 1,2%.

TNI-Polri Paling Memuaskan
Sementara itu, Politika Research Consulting (PRC) melakukan survei nasional atas kinerja 100 hari pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Hasilnya, menurut survei PRC, menunjukan 61,4 persen masyarakat puas.

Survei ini dilaksanakan oleh PRC dan Parameter Politik Indonesia (PPI) sejak Awal Februari 2020. Survei ini menggunakan metodologi multistage random sampling dengan mewawancarai 2.197 responden yang tersebar di 220 desa atau kelurahan seluruh Indonesia dan margin of error sebesar 2,13 persen.

Hasil survei menunjukkan ada beberapa aspek yang mendominasi kepuasan masyarakat, yakni infrastruktur (76,6 persen), pembangunan SDM (86,1 persen), penanggulangan bencana (64,1 persen). Selain itu ada tiga kartu keluaran Jokowi yang juga menjadi aspek kepuasan masyarakat, yakni kartu prakerja (76,5 persen), kartu Indonesia pintar kuliah (86,6 persen), dan kartu sembako murah (86,8 persen).

Survei juga menunjukan ada dua kebijakan yang tidak disukai oleh masyarakat. Kebijakan tersebut yakni rencana pencabutan subsidi listrik (72,6 persen) dan pengalihan subsidi LPG (60,5 persen).

Direktur Eksekutif PRC, Rio Prayogo mengatakan ada temuan menarik terkait 33 persen jumlah masyarakat yang tidak puas. Dia menyebut mereka yang tidak puas berasal dari wilayah yang bukan basis pemilih Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Data itu menunjukkan bahwa residu Pilpres 2019 masih cukup terasa pada wilayah-wilayah itu. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf ke depan," kata Prayogo kepada wartawan di Hotel Gren Alia, Cikini, Jakarta Pusat.

Prayogo mengatakan survei ini juga menilai kepuasan masyarakat terhadap kinerja lembaga. Hasilnya, sebut dia, TNI sebagai lembaga negara dengan tingkat kepuasan tertinggi sebesar 77,5 persen.

"Lembaga lain seperti Polri berada pada tingkat 67,8 persen, KPK 57,4 persen, Kejagung 51,1 persen, BPK 48,9 persen, DPD 51,4 persen, DPR 50,6 persen, MA 53,2 persen, MK 50,9 persen dan MPR 51,7 persen," ujar Prayogo. (detikcom/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru