Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 16 April 2026

Virus Corona Bikin Penjualan Bir Corona Turun Drastis

Redaksi - Minggu, 01 Maret 2020 11:29 WIB
306 view
Virus Corona Bikin Penjualan Bir Corona Turun Drastis
internasional.kompas.com
Merek bir Corona ikut terdampak dari meluasnya wabah virus corona. 
WASHINGTON DC (SIB)
Merek bir Corona ikut terdampak dari meluasnya wabah virus corona. Grafik penjualannya menurun drastis, yang terungkap dalam survei. Survei yang diadakan oleh 5W, satu agensi Publik Relation (PR), menunjukkan 38 persen peminum bir bersikeras tidak akan membeli bir Corona dalam keadaan apa pun, saat virus corona Covid-19 masih eksis. Padahal, sebenarnya konsumen sudah paham tidak ada kaitan sama sekali antara bir Corona dan virus corona. "Tidak diragukan lagi, bir Corona menderita karena virus corona," kata Ronn Torossian, pendiri 5W, dikutip dari New York Post.

Torossian juga menerangkan, nama merek sangat penting bagi pemasaran suatu produk. "Bayangkan kalau seseorang di bar berkata 'Hei, bisakah saya memesan Corona?' atau 'Berikan saya Corona'," lanjut Ronn. Meski begitu, 14 persen responden mengaku masih rutin mengonsumsi bir Corona tetapi tidak akan memesannya di tempat umum. Kemudian 16 persen responden tidak yakin, apakah minuman beralkohol itu terkait dengan virus corona atau tidak.

Survei tersebut melibatkan 737 responden yang merupakan peminum bir di Negeri "Uncle Sam". 5W merupakan agensi PR untuk klien perusahaan minuman lainnya seperti 1800 Tequila dan Sparkling ICE. Namun demikian, Ronn membantah 5W bekerja untuk pesaing Corona. Ia mencantumkan tuduhannya pada satu surel, demikian dilaporkan media Perancis, AFP. Selain 5W, ada juga survei yang dilakukan perusahaan analis pasar YouGov. Survei ini menunjukkan popularitas merek bir Corona turun dari 75 persen di awal Januari jadi 51 persen di akhir Februari.

Seorang perwakilan bir Corona dari perusahaan induk Constellation Brands, menyanggah situasi yang terjadi di pasar. Ia bersikeras penjualan bir yang diproduksi di Meksiko ini tetap kuat. "Ada banyak informasi salah beredar di media, yang tidak cocok dengan perilaku konsumen," ujar perwakilan bernama Maggie Brown tersebut. Kemudian dikutip dari AFP pada Jumat (28/2), Constellation Brands merilis pernyataan bahwa penjualan bir Corona tetap kuat di AS, bahkan ketika virus telah menyebar secara internasional.

"Kami tidak melihat dampak pada orang, fasilitas, atau operasi kami dan bisnis kami terus bekerja sangat baik," ungkap Bill Newlands, Kepala Eksekutif Constellation. Tak lupa, Bill juga mengucapkan keprihatinannya dan belasungkawa kepada para korban virus corona Covid-19, dan berharap virus mematikan ini bisa segera dibasmi. (AFP/New York Post/kps/f)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru