Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 10 Maret 2026

9 Alasan Mengapa Isra Miraj Terjadi di Malam Hari, Salah Satunya karena Waktu Yang Mulia

Redaksi - Minggu, 27 Februari 2022 10:32 WIB
785 view
9 Alasan Mengapa Isra Miraj Terjadi di Malam Hari, Salah Satunya karena Waktu Yang Mulia
Foto: Pixabay
Alasan Isra Miraj terjadi malam hari.
Jakarta (SIB)
Peristiwa Isra Miraj merupakan dua bagian perjalanan khusus yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dalam waktu satu malam.

Saat itu Nabi Muhammad melakukan perjalanan bersama dengan Malaikat Jibril diawali dari Masjidil Haram di Mekkah menuju ke Masjidil Aqsha di Yarusallem.

Saat momen Isra Miraj inilah perintah sholat lima waktu diterima nabi Muhammad SAW.

Lalu mengapa peristiwa Isra Miraj terjadi pada malam hari?

Dalam QS. Al Isra Ayat pertama diterangkan secara jelas kapan waktu terjadinya peristiwa Isra Miraj. "Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkati sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sungguh Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

Dikutip dari situs resmi Nahdlatul Ulama (NU), Jumat (25/2), Imam Jalaluddin As-Suyuthi dalam kitabnya, Al-Ayatul Kubra fi Syarhi Qisshatil Isra menjelaskan beberapa alasan mengapa Allah menjadikan malam sebagai waktu terjadinya peristiwa Isra Miraj. Berikut 9 alasan mengapa peristiwa Isra Miraj terjadi pada malam hari:

1. Malam adalah waktu yang tepat untuk melakukan khalwah (menyepi) dan pengkhususan amalan.

2. Malam adalah waktu diwajibkannya shalat.

3. Sebagai sebuah ujian bagi para Mukmin untuk percaya terhadap hal-hal yang ghaib.

Hal-hal yang tidak dapat dicerna oleh akal, serta sebagai ujian bagi orang-orang kafir, apakah mereka akan ingkar atau tetap beriman kepada Allah SWT.

4. Malam merupakan waktu yang mulia, karena ada beberapa peristiwa yang terjadi di waktu malam.

Khususnya kisah-kisah istimewa yang terjadi dalam kehidupan para Nabi sebelum Nabi Muhammad SAW.

Contohnya kisah Nabi Ibrahim yang awalnya menganggap bintang-bintang sebagai Tuhan. Lalu menyadari bahwa bintang-bintang itu bukan Tuhan karena bintangnya menghilang.

5. Malam adalah waktu yang tepat untuk berkumpul dengan orang-orang yang kita cintai. Maka dari itu, Allah memberangkat Nabi Muhammad SAW pada malam hari.

6. Malam merupakan satu-satunya waktu yang dijanjikan Allah SWT sebagai waktu yang terbaik dari seribu bulan (lailatul qadar).

Tidak ada waktu lain selain malam yang memiliki keistimewaan seperti ini.

7. Malam adalah waktu turunnya wahyu yang pertama.

8. Malam adalah waktu dikabulkannya doa. Berbeda dengan siang, hanya hari Jumat satu-satunya waktu siang yang memiliki keutamaan tersebut.

9. Malam adalah waktu yang tepat untuk menyegarkan pikiran, dengan istirahat, sedangkan pagi diciptakan Allah untuk mencari penghasilan. (SM/a)
Sumber
: KORAN SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru