Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 16 Februari 2026

Seratusan Geng Motor Bersenjata Tajam “Serang” Pengguna Jalan di Deliserdang

* 11 Orang Diamankan, Barang Bukti Arit dan Pisau Disita
Redaksi - Senin, 30 Mei 2022 09:05 WIB
502 view
Seratusan Geng Motor Bersenjata Tajam “Serang” Pengguna Jalan di Deliserdang
(Foto.Dok/Polsek Galang)
INTEROGASI: Personel Polsek Galang menginterogasi beberapa pemotor yang merupakan pelajar, karena membawa Sajam (senjata tajam) saat melintas konvoi, Minggu (29/5) dini hari di Galang. 
Lubukpakam (SIB)
Tiga kelompok geng motor berjumlah seratusan orang, mengendarai sepedamotor dengan membawa senjata tajam dan batu, diduga mengganggu pengguna jalan saat melintas dari Galang menuju Lubukpakam, Minggu (29/5) dini hari.

Akibatnya, beberapa mobil dilaporkan mengalami kerusakan bahkan seorang pengendara sepedamotor mengalami luka sayat.

Atas kejadian itu, sebanyak 11 orang dari anggota kelompok itu dari beberapa tempat berbeda, diamankan. Personel Polsek Galang Polresta Deliserdang dan Tekab Sat Reskrim Polresta Deliserdang hingga Minggu sore. Selain itu, beberapa barang bukti parang panjang berbentuk arit, pisau arit (sabit), pisau dapur dan beberapa batu serta satu unit sepedamotor disita polisi, diamankan.

Informasi diperoleh, sebelumnya seratusan orang dari 3 kelompok geng motor yang disebut-sebut kelompok GH bergabung dengan kelompok On dan La berkumpul di depan Stadion Baharuddin Lubukpakam, Sabtu (28/5) pukul 23.00 WIB.

Disebut-sebut, 3 kelompok itu akan melakukan penyerangan terhadap kelompok geng motor lainnya di Galang. Aksi itu merupakan balasan atas perlakuan ketua kelompok geng motor Jer di Galang bersama anggotanya, yang diduga telah melakukan penganiayaan terhadap salah seorang pimpinan kelompok GH yang tinggal di Galang.

Setelah berkumpul, seratusan orang pemotor dengan berkonvoi menuju kota Galang yaitu salah satu kafe di Jalan Sersan Arifin Kelurahan Galang Kota. Tiba di kafe tersebut, konvoi pemotor yang bermaksud hendak tawuran, langsung dibubarkan personel Polsek Galang.

Selanjutnya, personel Polsek Galang lainnya melakukan pencegatan dan menggeledah para pemotor, di simpang Tanah Abang yang merupakan perbatasan Kecamatan Galang dengan Pagarmerbau. Dari hasil operasi itu, personel mengamankan lima orang pemotor yang membawa senjata tajam dan satu sepedamotor Honda Beat warna merah.

Namun, saat beranjak pulang, beberapa pemotor lainnya diduga mengganggu pengguna jalan lainnya sehingga beberapa mobil dilaporkan dirusak. Mobil Avanza warna hitam mengalami kerusakan pintu belakang sebelah kiri, bemper belakang pecah. Spion sebelah kanan mobil Xenia warna hitam patah.

Selain itu, spion sebelah kanan mobil sedan Timor warna Gold dirusak, bemper dan kap mesin serta kaca pintu belakang sebelah kanan pecah akibat lemparan batu. Mobil Daihatsu Terios warna silver juga mengalami luka gores di bagian bodi sebelah kanan.

Bahkan seorang pengendara sepeda motor, Khairul Amri (40), warga Desa Galang Suka Kecamatan Galang, mengalami luka sayatan di bagian telinga sebelah kanan. Disebutkan, Khairul Amri mengendarai sepeda motor dari Pagarmerbau menuju Galang. Saat berpapasan dengan kelompok pemotor, telinga sebelah kanan terkena sayatan senjata tajam yang disebut-sebut luka sayat parang panjang.

Menanggapi hal itu, Tekab Sat Reskrim Polresta Deliserdang melakukan penyelidikan dan mengamankan 6 orang lagi yang disebut dari kelompok GH, dari beberapa tempat berbeda. Informasi lain, 6 orang yang diamankan adalah merupakan pelajar dan masih tergolong usia perlindungan.

Kapolsek Galang Polresta Deliserdang AKP Sarianto P Simbolon ketika dikonfirmasi SIB, membenarkan adanya beberapa orang yang diamankan bersama barang bukti senjata tajam dan batu. “Guna penyelidikan lebih lanjut, beberapa orang yang diamankan bersama barang bukti diserahkan ke Sat Reskrim Polresta Deliserdang,” ujar Kapolsek Galang.

Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji SIK MH, ketika dikonfirmasi SIB melalui Kasat Reskrim Kompol I Kadek Hery Cahyadi SIK MH, Minggu (29/5) sore, mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap orang yang diamankan.

“Beberapa orang yang diamankan adalah masih pelajar dan usia perlindungan anak, kita masih melakukan pemeriksaan terkait peran masing-masing,” jelas Kasat Reskrim. (C1/f)

Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru