Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026

Instagram Digugat Karena Bikin Remaja Ketagihan dan Bisa Alami Gangguan Kesehatan Mental

Redaksi - Kamis, 28 Juli 2022 08:52 WIB
488 view
Instagram Digugat Karena Bikin Remaja Ketagihan dan Bisa Alami Gangguan Kesehatan Mental
Foto: Carl Court/Getty Images
Ilustrasi Instagram.
Jakarta (SIB)
Dua keluarga dari Kentucky, Amerika Serikat, yang diwakili oleh Social Media Victims Law Center, mendaftarkan gugatan terhadap Meta di pengadilan federal Northern California.

Dalam gugatan tersebut Meta dituding memprioritaskan user engagement ketimbang keamanan penggunanya. Disebutkan juga dalam dua gugatan tersebut kalau Instagram menyebabkan penggunanya mengalami gangguan kesehatan mental.

Jejaring media sosial tersebut dituding menyebabkan anak perempuan mereka mengalami ketergantungan terhadap Instagram, yang kemudian menyebabkan depresi, kecemasan, dan anoreksia, demikian dikutip dari Reuters, Rabu (27/7).

Dalam gugatan tersebut yang dipermasalahkan adalah algoritma untuk menunjukkan foto tertentu ke pengguna tertentu.

Untuk kasus ini, algoritma itu disalahkan karena dianggap mengajak korban untuk melakukan diet berlebihan karena menampilkan foto model yang sangat langsing, juga menampilkan konten yang terkait olahraga yang ekstrem.

Bahkan, anak dari penggugat ini sampai melakukan percobaan bunuh diri dan beberapa kali dirawat di rumah sakit. Salah satu di antaranya sampai harus dipasangi tabung untuk memasukkan nutrisi ke tubuh karena tidak mau makan.[br]

Dalam gugatan itu disebutkan kalau Meta mengetahui kalau banyak penggunanya yang mengalami ketergantungan, terutama di usia remaja. Penggugat pun menyebut, Meta tidak bisa memverifikasi usia penggunanya, karena anak dari kedua penggugat itu bisa mendaftar ke Instagram meski baru berusia 12 tahun -- usia minimal untuk menggunakan Instagram sesuai aturannya adalah 13 tahun --.

Sejauh ini setidaknya ada sembilan gugatan untuk Meta karena dituding berbahaya untuk kesehatan mental anak-anak, termasuk salah satunya yang menuding Meta berkontribusi terhadap niat bunuh diri yang dilakukan oleh anak berusia 11 tahun.

Meta belum memberikan pernyataan resminya atas gugatan ini.

Ditembak Mati
Sementara itu juga dilaporkan, seorang penyanyi rapper yang bermukim di Florida, Rollie Bands, meninggal dunia di komplek apartemennya. Kejadian tragis ini berawal dari tantangan yang ia hadirkan melalui Instagram Stories.

Kemungkinan, Rollie bermaksud menantang musuhnya di Instagram itu. "Banyak dari mereka tahu di mana tempat tinggalku di Florida," tulisnya di Stories, seperti dikutip dari New York Post. Ia juga mengindikasikan ada di tempat tinggalnya itu.

Hanya berselang 5 menit dari postingan itu, sang rapper ditembak mati di area parkir apartemennya. Dia sempat dilarikan ke rumah sakit, tapi sayang nyawanya tidak dapat tertolong.

Polisi meyakini bahwa si pelaku penembakan mengenal dan memang sengaja mengincar Rollie. Saat ini, pelaku yang berhasil kabur sedang diburu.[br]

"Pada saat ini, bisa dikatakan bahwa penembakan itu tidak sembarangan, karena tersangka dan korban ini kemungkinan telah mengenal satu sama lain," sebut kepolisian setempat.

Sang rapper telah menelurkan beberapa lagu seperti Struggle, Close Ties dan Too Easy. Ia meninggalkan seorang putri. Di Instagram, ia pernah mengatakan sang putri adalah satu-satunya alasan baginya untuk hidup.

Mengenai Instagram, beberapa pakar keamanan memang menyarankan agar para pengguna tidak sembarangan memberi informasi di sana. Misalnya mengenai alamat rumah atau sedang berada di mana, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. (detikInet/a)
Sumber
: KORAN SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru