Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 28 Maret 2026

Anggota DPRD SU akan Panggil Kepala BKD Sumut Terkait Dilantiknya Pejabat Sudah Meninggal dan Pensiun

* Usulkan ke Gubernur Copot Kepala BKD
Redaksi - Sabtu, 25 Februari 2023 09:14 WIB
384 view
Anggota DPRD SU akan Panggil Kepala BKD Sumut Terkait Dilantiknya Pejabat Sudah Meninggal dan Pensiun
ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/aww.
Ilustrasi ASN.
Medan (SIB)
Anggota Komisi A DPRD Sumut Frans Dante Ginting mengatakan, pihaknya akan memanggil Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumut Safruddin untuk menghadiri rapat dengar pendapat terkait kecerobohannya menginput data pejabat di Pemprov Sumut, sehingga Gubernur Sumut Edy Rahmayadi melantik atau mengambil sumpah pejabat eselon IV yang sudah meninggal dunia dan yang sudah pensiun.
"Kita di Komisi A sudah menjadwalkan untuk memanggil Kepala BKD Sumut dalam rapat dengar pendapat di dewan pada awal Maret 2023, untuk dimintai penjelasan terkait kecerobohannya menginput data pejabat di lingkungan Pemprov Sumut," tegas Frans Dante Ginting kepada wartawan, Jumat (24/2) di DPRD Sumut.
Kecerobohan BKD Sumut ini, ujar Frans Dante, tidak saja mempermalukan Gubernur Sumut di mata masyarakat, tapi juga para pejabat di Badan Kepegawaian Nasional (BKN) di tingkat pusat merasa terkecoh, sebab BKD yang selama ini mengelola data-data Aparatur Sipil Negara (ASN), justru tidak bisa mengupdate data ASN terbaru.
"Benar-benar sangat memalukan, kenapa selaku BKD tidak melakukan cek and ricek atas keputusan Gubernur Sumut terhadap 911 pejabat eselon III dan IV Pemprov Sumut yang akan dilantik. Berarti, dalam persoalan ini, Kepala BKD terkesan asal-asalan," tegas Frans Dante.


Copot
Berkaitan dengan itu, anggota dewan Dapil Karo, Dairi dan Pakpak Bharat ini mengusulkan kepada Gubernur Sumut untuk segera mencopot Kepala BKD dari jabatannya, karena dianggap telah lalai dalam menjalankan tugas selaku abdi negara.
"Mungkin Kepala BKD sudah jenuh mengurusi data-data pejabat di Pemprov Sumut, sehingga Gubernur perlu bersikap tegas dengan menggantinya atau memindahkannya ke posisi lain sebagai bentuk penyegaran yang lazim dilakukan di setiap institusi," tandas politisi Partai Golkar ini.
Sebelumnya diberitakan, SIB Jumat (24/2), Gubernur Sumut Edy Rahmayadi melantik 911 pejabat eselon III dan IV di jajaran Pemprov Sumut. Tapi ternyata, dari nama-nama yang dilantik, ada yang sudah meninggal dan sudah pensiun, sehingga menimbulkan "kegaduhan" di tengah-tengah masyarakat.
Dari penelusuran wartawan, ketiga pejabat yang meninggal dan berstatus pensiun, masing-masing Edison Hutasoit yang dilantik untuk jabatan Kepala Seksi Sumber Daya Air dan Cipta Karya UPTD Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tarutung Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Sumut.
Selain itu, tercatat nama Jenner yang sudah berstatus pensiun untuk jabatan Kepala Seksi Pengujian dan Distribusi UPTD Ternak Unggas dan Sapi Sihitang Dinas Perkebunan dan Peternakan Sumut dan Makmur Napitupulu yang diundang untuk dilantik pada 21 Februari 2023, padahal diketahui yang bersangkutan sudah pensiun per Desember 2022 dari Dinas Sosial Sumut.
Hal itu juga dibenarkan Kepala BKD Sumut Safruddin dan mengakui bahwa ada kesalahan dalam penginputan data. Kesalahan itu dikarenakan nama yang bersangkutan sama, tetapi beda data. Namun pihaknya tengah melakukan perbaikan data tersebut. (A4/a)



Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru