Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 05 Maret 2026

Waspada Kudeta, Presiden Rusia Bentuk Pasukan Pengawal Swasta Rahasia

Redaksi - Kamis, 03 Agustus 2023 09:44 WIB
319 view
Waspada Kudeta, Presiden Rusia Bentuk Pasukan Pengawal Swasta Rahasia
Foto: AFP/Gavriil Grigorov
Vladimir Putin 
Moskow (SIB)
Presiden Rusia Vladimir Putin membentuk pasukan pengawal swasta rahasia untuk melindungi dirinya dari ancaman kudeta. Rencana pembentukan pasukan rahasia ini tertuang dalam rancangan undang-undang baru yang menaikkan usia wajib militer di Kremlin.

Menurut pernyataan ketua komite pertahanan Duma Andrey Kartapolov, langkah ini bertujuan melawan sabotase dan berbagai ancaman internal. Rencana dalam amandemen ini pertama kali dilaporkan oleh The Daily Beast, seperti dilansir dari laporan Bussiness Insider, Rabu (2/8).

Upaya Putin membentuk pasukan pelindung dirinya ini mencuat beberapa pekan setelah tentara bayaran Wagner Group melakukan pemberontakan pada 24 Juni lalu.

Pemberontakan Wagner yang berujung damai itu pada dasarnya mengungkap celah dalam pertahanan Putin. Para prajurit Wagner sempat menduduki markas militer di Rostov-on-Don, kemudian maju mendekat ke ibu kota Moskow. Meski begitu, upaya pemberontakan dengan tujuan menggulingkan para pemimpin militer Kremlin itu tidak berlanjut setelah bos Wagner Yevgeny Prigozhin bernegosiasi dengan Putin dan Presiden Belarus Alexander Lukashenko.

Dalam negosiasi itu, Putin sepakat tidak menghukum tindakan Prigozhin dan prajuritnya, satu keputusan langka dari seorang Putin. Presiden berusia 70 tahun itu dikenal tidak memberi ampun bagi siapa pun yang berkhianat.

Meski sepakat tidak menjerat Prigozhin, Putin sebetulnya melancarkan pencarian tersangka pengkhianat di dalam tubuh militer Moskow. Langkah ini pun dianggap sebagai ketakutan Putin akan ancaman internal di masa depan terhadap kekuasaannya.

Berdasarkan laporan itu, pasukan militer Putin ini nantinya berada di bawah komando gubernur regional, beroperasi atas perintah Putin, dan akan dipersenjatai oleh Kementerian Pertahanan Rusia.

Media dari Norwegia, The Barents Observer, menulis unit rahasia ini bertugas melindungi perbatasan negara, memerangi kelompok bersenjata ilegal dan sabotase kombatan asing, serta menggagalkan ancaman internal. Sejauh ini belum diketahui apakah pasukan baru ini bakal berinteraksi dengan cabang militer dan intelijen lain.

Rusia sendiri sudah punya garda nasional dan Putin dilindungi oleh berlapis-lapis keamanan. Mantan pejabat Kremlin, Nikolai Sokov, mengatakan kepada The Daily Beast bahwa RUU baru itu, secara keseluruhan, untuk memperkuat pertahanan Putin. "RUU itu adalah alat untuk meningkatkan keamanan, dan bisa, jika perlu, membantu melawan pemberontakan apa pun," kata dia.

Fungsi utama lain dari militer tersebut adalah untuk bertahan melawan serangan internal setelah serangkaian serangan pesawat nirawak Ukraina di kota-kota Rusia, termasuk di ibu kota Moskow baru-baru ini. Invasi Rusia di Ukraina yang belakangan disebut-sebut mengendur telah mengungkap fakta bahwa Putin tidak sekuat yang diyakini selama ini.

Mantan pejabat intelijen mengatakan kepada Insider bahwa semakin banyak kemunduran di Ukraina bisa menyebabkan Putin disingkirkan dari kekuasaan. (Bussiness Insider/CNNI/d)



Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru