Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Januari 2026

Salah Satu Tertinggi di Dunia, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kalahkan AS dan Jepang

Redaksi - Selasa, 06 Februari 2024 09:29 WIB
331 view
Salah Satu Tertinggi di Dunia, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kalahkan AS dan Jepang
VIVA/M Ali Wafa
Pertumbuhan Ekonomi (ilustrasi). 
Jakarta (SIB)
Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2023 menyentuh angka 5,05%. Angka ini lebih rendah dibanding capaian sepanjang 2022 yang mencapai 5,31%. Namun jika dibandingkan sejumlah negara lain, pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi salah satu yang tertinggi di dunia.
"Di tengah perlambatan ekonomi perlambatan ekonomi global dan penurunan harga komoditas, ekonomi Indonesia tetap tumbuh solid sebesar 5,05% secara year on year," kata Plt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2023 di Gedung BPS, Jakarta Pusat, Senin (5/2).
Pertumbuhan ekonomi Indonesia tersebut relatif lebih baik dibandingkan sejumlah negara mitra dagang pada periode yang sama. Misalnya ekonomi Amerika Serikat (AS) yang hanya tumbuh 2,5 persen secara yoy dan Jepang 2,0 persen secara yoy.
Meski demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia 2023 masih kalah dibandingkan China yang berhasil tumbuh 5,2 persen. Bahkan, India yang mampu membukukan pertumbuhan ekonomi lebih tinggi mencapai 6,3 persen 2023.
Amalia menyebut, capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2023 tetap solid. Meskipun tahun ini masih diwarnai perlambatan perekonomian global hingga berlanjutnya tren penurunan harga komoditas andalan ekspor Indonesia.
"Di tengah perlambatan ekonomi perlambatan ekonomi global ekonomi dan penurunan harga komoditas, ekonomi Indonesia triwulan IV 2023 tetap tumbuh solid sebesar 5,04 persen secara year on year," ucapnya.
Amalia mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal IV 2023 ditopang oleh peningkatan aktivitas produksi industri manufaktur. Hal ini tercermin dari indeks PMI berada di zona ekspansi mencapai 51,20 persen. (**)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru