Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 09 Februari 2026

Pertemuan Keagamaan di India Tewaskan 87 Orang

Wilfred Manullang - Selasa, 02 Juli 2024 22:11 WIB
293 view
Pertemuan Keagamaan di India Tewaskan 87 Orang
Foto AP/MANOJ ALIGADI
Dua perempuan meratap di depan jenazah kerabatnya di luar Rumah Sakit Sikandrarao di Distrik Hathras, sekitar 350 kilometer barat daya Lucknow, India, Selasa (2/7/2024).
New Delhi (harianSIB.com)
Sedikitnya 87 orang tewas terinjak pada acara pertemuan keagamaan di di negara bagian Uttar Pradesh, India utara, Selasa (2/7/2024).

Peristiwa ini terjadi pada pertemuan doa, yang dikenal sebagai satsang di desa Mughal Garhi, distrik Hathras, Uttar Pradesh.

Polisi di distrik Hathras mengatakan sedikitnya 60 orang dipastikan tewas dalam kejadian tersebut.

Sedangkan 27 orang lainnya tewas di distrik tetangga, Etah, setelah dibawa ke rumah sakit Etah.

"Jumlahnya mungkin bertambah. Orang-orang dibawa ke rumah sakit di distrik Hathras dan distrik tetangga Etah," kata juru bicara kepolisian distrik Hathras, Manish Chikara, dikutip Detikcom.

Video yang didistribusikan oleh Reuters menunjukkan kerumunan orang berkumpul di luar rumah sakit setempat di Etah bersama kerabat mereka yang putus asa. Petugas medis terlihat membawa orang-orang dengan tandu.

PM India Narendra Modi menyampaikan belasungkawanya dalam pidatonya di majelis rendah parlemen bikameral India yang dikenal sebagai Lok Sabha.

Modi mengatakan pemerintah terlibat dalam "pekerjaan bantuan dan penyelamatan" dan berkoordinasi dengan pemerintah negara bagian. "Para korban akan dibantu dalam segala hal," katanya.

Berbicara kepada wartawan, Ashish Kumar selaku hakim distrik Hathras, mengatakan desak-desakan itu terjadi ketika orang-orang meninggalkan acara tersebut, yang diadakan untuk merayakan Dewa Hindu Siwa.

Adapun hakim distrik mengatakan polisi telah memberikan izin untuk acara pribadi tersebut dan pihak berwenang "ditugaskan untuk menjaga hukum dan ketertiban serta keamanan," namun pengaturan di dalamnya ditangani oleh penyelenggara.

Investigasi atas insiden tersebut akan dilakukan oleh komite tingkat tinggi yang baru dibentuk, tambahnya. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru