Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

PBB: Bahaya Panas Kian Meningkat

* Tewaskan 500 Ribu Orang Tiap Tahun
Redaksi - Sabtu, 27 Juli 2024 10:32 WIB
463 view
PBB: Bahaya Panas Kian Meningkat
Foto: Antara
Antonio Guterres

Miliaran orang sedang menghadapi epidemi panas ekstrem, menderita di bawah gelombang panas yang semakin mematikan, dengan suhu menembus 50 derajat Celsius di seluruh dunia, kata sekjen PBB tersebut. "Itu ... separuh jalan menuju titik didih".


"Dan rencana aksi iklim nasional harus menunjukkan bagaimana setiap negara akan berkontribusi pada tujuan global yang telah disepakati di COP28 untuk meningkatkan kapasitas energi terbarukan dunia tiga kali lipat, serta mengakhiri penggundulan hutan pada 2030. Setiap negara juga harus memangkas konsumsi dan produksi bahan bakar fosil global 30 persen dalam jangka waktu yang sama," kata Guterres.


"Namun, kabar baiknya adalah solusinya ada," Guterres menambahkan.


Guterres mendesak para pemimpin di seluruh dunia agar bangun dan bertindak, termasuk pemerintah serta sektor swasta, kota, dan daerah. Dia juga menyampaikan bahwa "semua negara harus membuat kontribusi yang ditentukan secara nasional, atau rencana aksi iklim nasional, yang sejalan dengan pembatasan kenaikan suhu global hingga 1,5 derajat Celsius paling lambat tahun depan".


Aksi iklim tentunya juga memerlukan aksi keuangan, Guterres mengatakan aksi itu meliputi bersatunya negara-negara demi hasil keuangan yang kuat dari COP29, progres pada sumber keuangan yang inovatif, peningkatan kapasitas pinjaman dari bank-bank pembangunan multilateral secara drastis guna membantu negara-negara berkembang mengatasi krisis iklim, serta pemenuhan semua komitmen keuangan iklim oleh negara-negara kaya.


"Pesannya jelas: panas ekstrem sedang terjadi," kata Guterres, menyerukan kepada dunia untuk "bangkit menghadapi tantangan kenaikan suhu". (**)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru