Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 16 Februari 2026

AS - China Saling Naikan Tarif Impor, China Naikkan Jadi 84%, Trump Membalasnya Jadi 125%

Beijing Batasi Ekspor untuk 18 Perusahaan Pertahanan AS
Redaksi - Kamis, 10 April 2025 14:47 WIB
192 view
AS - China Saling Naikan Tarif Impor, China Naikkan Jadi 84%, Trump Membalasnya Jadi 125%
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memberi sinyal kemungkinan adanya kesepakatan dagang baru dengan China. (Kevin Lamarque)

Tindakan tersebut dengan cepat memutus pasokan baterai perusahaan tersebut. Akibatnya, mereka dilarang melakukan aktivitas ekspor-impor yang terkait dengan China, serta dilarang berinvestasi di negara tersebut.

"Dalam beberapa tahun terakhir, enam perusahaan, termasuk Shield AI dan Sierra Nevada Corporation, telah secara serius membahayakan kedaulatan nasional, keamanan, dan kepentingan pembangunan China," kata Kementerian Perdagangan China dalam sebuah pernyataan dikutip kompas.com

Shield AI yang berkantor pusat di California mengkhususkan diri dalam pesawat bertenaga kecerdasan buatan, terutama pesawat tanpa awak militer.

Sementara, kontraktor lama Pentagon dan NASA, Sierra Nevada Corporation, tahun lalu dipilih oleh Angkatan Darat AS untuk mengubah armada jet bisnis menjadi pesawat mata-mata mutakhir.

Meskipun perusahaan yang terkena dampak hanya memiliki sedikit atau tidak memiliki bisnis di China, pembatasan baru tersebut berpotensi mengganggu rantai pasokan mereka.

Selain itu, China juga mengumumkan akan menaikkan tarif terhadap barang-barang asal AS sebesar 50 persen.

Ini menambah kenaikan sebesar 34 persen dari yang diumumkan sebelumnya, sehingga total bea tambahan yang dikenakan mencapai 84 persen.

Meskipun Beijing mengambil langkah balasan atas tarif yang diberlakukan oleh pemerintahan Trump dengan menargetkan impor dan perusahaan-perusahaan AS, pemerintah China mengaku tetap terbuka bagi perusahaan asing yang beroperasi atau ingin berinvestasi di negaranya.


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru