Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Februari 2026
* Menag Berharap Kohesi Sosial Makin Kuat

Istana Ucapkan Selamat Terpilihnya Paus Leo XIV, Tekankan Pesan Perdamaian

* PGI: Teruskan Jejak Paus Fransiskus
Redaksi - Sabtu, 10 Mei 2025 10:07 WIB
102 view
Istana Ucapkan Selamat Terpilihnya Paus Leo XIV, Tekankan Pesan Perdamaian
Bloomberg
Paus Leo XIV muncul di balkon Basilika Santo Petrus, setelah menjadi paus Amerika pertama, di Kota Vatikan, Italia, pada Kamis, 8 Mei 2025.
Jakarta(harianSIB.com)

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengucapkan selamat atas terpilihnya Paus Leo XIV asal Amerika Serikat (AS) sebagai pemimpin tertinggi umat Katolik. Mewakili Presiden Prabowo Subianto, Prasetyo menekankan pesan Paus Leo XIV dalam pidato pertamanya.


"Pertama begini, nanti tentu beliau akan memberikan keterangan secara langsung tetapi kalau boleh saya mewakili Presiden, mewakili pemerintah, tentunya kita mengucapkan selamat atas terpilihnya Paus Leo XIV untuk menggantikan Paus Fransiskus yang wafat beberapa waktu yang lalu," kata Prasetyo kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (9/5) seperti yang dilansir Harian SIB.


Prasetyo menilai pidato perdana Paus Leo XIV mengandung pesan penting. Salah satunya pesan perdamaian dan keadilan sosial.


"Salah satu yang menurut saya menjadi penting terhadap terpilihnya Paus Leo adalah pesan beliau, yaitu tentang perdamaian dan keadilan sosial," ujar Prasetyo.


Prasetyo menilai pesan Paus Leo XIV tersebut sebagaimana nilai sila kedua Pancasila. "Nah kita sebagai orang Indonesia mesti tidak boleh tidak hafal, tidak boleh tidak menghayati sila kedua dari Pancasila kita," katanya.


Makin Kuat
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar juga mengucapkan selamat. Nasaruddin mengapresiasi pesan damai Paus Leo XIV pada pidato pertamanya.
"Selamat atas terpilihnya Paus Leo XIV sebagai pemimpin tertinggi umat Katolik dunia," kata Nasaruddin.


Menag Nasaruddin juga mengapresiasi pesan pertama yang disampaikan oleh Paus Leo XIV. Dalam pidato perdananya, Paus Leo XIV menyampaikan pesan damai ke seluruh dunia.


"Pesan damai sejahtera dari Paus Leo XIV dalam pidato perdananya patut kita apresiasi. Ini merupakan pesan universal yang harus kita upayakan bersama agar kehidupan dunia ini semakin damai di masa mendatang," ujarnya.


Menag juga mengapresiasi Paus Leo XIV yang berkomitmen untuk melanjutkan perjuangan mendiang Paus Fransiskus. Menurutnya, banyak hal yang telah diukir oleh Paus Fransiskus dalam upaya mewujudkan perdamaian dunia.


Selain Dokuman Persaudaraan Manusia yang ditandatangani bersama Grand Syekh Al Azhar pada 2019, Paus Fransiskus juga telah menandatangani Deklarasi Istiqlal bersama Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar pada September 2024.


Deklarasi ini lahir sebagai diplomasi lintas iman yang berfokus pada isu kemanusiaan dan pelestarian lingkungan. Deklarasi ini antara lain menegaskan bahwa nilai-nilai agama adalah sumber solusi atas tantangan global, mulai dari dehumanisasi, perubahan iklim, hingga ketimpangan sosial.


"Kami berharap, komitmen atas Deklarasi Istiqlal akan terus terbangun dan terjalin dengan baik dalam kepemimpinan Paus Leo XIV untuk dunia yang lebih humanis, alam yang makin lestari, serta kohesi sosial yang makin kuat dan tidak timpang," harap Menag.


Teruskan Jejak
Sementara itu, Ketua Majelis Pertimbangan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Pdt Gomar Gultom, menyampaikan selamat kepada umat Katolik sedunia atas terpilihnya Kardinal Robert Francis Prevost sebagai Paus. Gomar berharap Paus Leo XIV dapat meneruskan jejak Paus Fransiskus.

"Sebagai orang yang sangat dipercaya oleh Paus Fransiskus selama ini, saya berharap beliau meneruskan jejak Paus Fransiskus yang sangat menekankan persaudaraan kemanusiaan, di tengah dunia yang makin tercabik-cabik oleh ragam kepentingan, serta konsern beliau atas masalah lingkungan yang makin mengancam kehidupan kita," kata Gomar dalam keterangannya.


Ia menyambut baik atas terpilihnya Paus Leo XIV tersebut. Menurutnya, jika jejak Paus Fransiskus diteruskan, akan berpengaruh positif bagi peradaban.
"Tentu, kalau ini diteruskan, akan berpengaruh positif bagi peradaban dunia, terutama dengan kemajemukan masyarakat seperti Indonesia," katanya.


Ia menilai pengalaman Paus Leo XIV di Peru dan Amerika Selatan akan berpengaruh kuat padanya pada masalah-masalah kemiskinan dan ketidakadilan. Gomar berharap ceramah Paus Leo XIV dapat memberikan inspirasi bagi gereja untuk memperhatikan kelompok marginal.


"Dengan semangat pastoralnya, berharap kekuatan pastoral sedemikian memberi inspirasi baru bagi gereja untuk berjuang keras menata dunia ini dengan sentuhan pastoral, di tengah perang ekonomi dewasa ini. Tak mengherankan kalau beliau sangat memberi perhatian pada kelompok-kelompok marginal dan yang dimarjinalkan," kata Gomar.


"Berharap ceramah beliau sebelumnya yang menekankan pentingnya menjangkau kelompok-kelompok yang lebih luas, seperti kaum muda, orang miskin, dan politisi, dengan cara yang berbeda, sesuai dengan kebutuhan zaman. Berharap ini juga mendorong gereja lebih memberi perhatian pada kelompok-kelompok marjinal," sambungnya. (**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru