Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 19 Februari 2026

Kenakan Baju Khas Maluku, Rico Waas Pimpin Ziarah Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura

Desra A Gurusinga - Kamis, 15 Mei 2025 18:05 WIB
141 view
Kenakan Baju Khas Maluku, Rico Waas Pimpin Ziarah Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura
(Foto Dok/Humas)
Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas yang memimpin upacara menyalakan obor dan meletakkan karangan bunga di atas tugu makam pahlawan dalam rangka peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke -208 tingkat Kota Medan di makam Pahlawan Jalan Sisingam
Medan (harianSIB.com)

Menggunakan pakaian khas Maluku, Baju Baniang dengan Kabaya Dansa yang dilengkapi Kain Berang, Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas memimpin upacara ziarah rombongan dalam rangka peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke -208 tingkat Kota Medan di makam Pahlawan, jalan Sisingamangaraja, Kamis (15/3/2025).

Upacara Ziarah Rombongan yang dihadiri sejumlah tokoh masyarakat Maluku yang ada di Kota Medan termasuk Ketua Panitia Peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura, Puji Latupeirissa dan segenap Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Medan ini diawali dengan penghormatan kepada arwah pahlawan dan mengheningkan cipta.

Selanjutnya Wali Kota Medan Rico Waas selaku pimpinan ziarah rombongan melakukan penyalaan obor dan peletakan karangan bunga di atas tugu makam pahlawan. Upacara ziarah rombongan ini diakhiri dengan penaburan bunga dipusara makam pahlawan.

Dalam penaburan bunga ini Rico Waas menziarahi dan menaburkan bunga di makam Jacob Waas yang merupakan Kakek dari Wali Kota Medan Rico Waas dan makam Muhammad Daud Paloh (Paman Rico Waas).

Dikatakan Rico Waas, momentum Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke -208 mengingatkan kembali akan semangatnya. Semangat Pattimura adalah perjuangan yang tidak hanya dimiliki oleh masyarakat Maluku saja, tetapi semangat tersebut dimiliki oleh seluruh masyarakat dari Sabang sampai Merauke khususnya dari Medan sampai Ambon.

"Kita semua ini memiliki semangat perjuangan yang sama. Namun perjuangan di masa Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura tidak berbeda dengan saat ini, dimana perjuangannya sama yakni melawan ketidakadilan. Kalau zaman dahulu melawan ketidakadilan itu dengan perang, saat ini yang harus diperangi adalah kemiskinan, ketidakadilan dan kesenjangan social," ujarnya.

Menurutnya, peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke -208 ini jangan hanya sekedar seremonial saja, namun momentum ini dapat dijadikan sebagai wadah untuk lebih menumbuhkan semangat perjuangan dalam diri seperti yang ada pada Kapitan Pattimura.

Sebelumnya, Ketua Panitia Peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura, Puji Latupeirissa, menjelaskan bahwa peringatan ini rutin digelar setiap tahunnya oleh warga Maluku yang ada di Kota Medan. (*)

Editor
: Bantors Sihombing
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru