Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 08 Maret 2026

108 Jemaah Haji Ilegal Diseludupkan di Kontainer Truk, 3 Warga Saudi Ditangkap

Redaksi - Rabu, 04 Juni 2025 12:15 WIB
55 view
108 Jemaah Haji Ilegal Diseludupkan di Kontainer Truk, 3 Warga Saudi Ditangkap
Dok. Security KSA
Sebanyak 108 pemegang visa nonhaji diamankan aparat Arab Saudi saat diselundupkan di kompartemen kendaraan berat, Juni 2025.
Riyadh(harianSIB.com)

Pihak berwenang Arab Saudi menangkap tiga warga Saudi yang mengangkut 108 jemaah haji ilegal dalam kontainer truk pada pekan ini.

Ketiga orang itu berusaha menyelundupkan ratusan orang menggunakan kompartemen tersembunyi di kendaraan berat.

Sebanyak 108 orang ini hanya memegang visa kunjungan ke Mekkah dan berencana melakukan haji tanpa izin. Tindakan ini melanggar aturan Saudi, demikian dikutip Saudi Gazette dan dilansir CNN Indonesia, Rabu (4/6/2025)

Saat ini mereka dibawa ke otoritas terkait untuk menerima sanksi hukum yang tepat. Pengadilan juga sudah mengeluarkan perintah penahanan kendaraan yang menjadi alat pelanggaran dalam kasus tersebut.

Individu yang mencoba melakukan haji tanpa izin bisa dikenai denda hingga SR20.000 atau sekitar Rp86 juta.

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri Saudi menghukum 17 orang gegara melanggar peraturan haji. Pasukan Keamanan Haji sebelumnya menangkap 11 warga negara dan enam penduduk di titik masuk ke Mekkah saat mengangkut 54 orang tanpa izin resmi.

Kementerian juga telah mengeluarkan putusan administratif terhadap pihak yang terlibat seperti pengangkut, kaki tangan, dan mereka yang menyediakan transportasi.

Hukuman terhadap mereka termasuk penjara, denda hingga 100.000 riyal atau sekitar Rp434 juta dan mengungkap identitas pelanggar ke publik.

Mereka juga bisa menghadapi deportasi dan larangan masuk kembali ke Saudi selama 10 tahun usai menjalani hukuman.

Kementerian Dalam Negeri Saudi lalu semua warga negara dan penduduk untuk mematuhi peraturan haji secara ketat, menekankan bahwa kepatuhan sangat penting untuk memastikan keselamatan dan keamanan para peziarah saat mereka melakukan ritual mereka. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru