Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

Uya Kuya dan Eko Patrio Mundur dari DPR RI: Akhir Kontroversi yang Berujung Pengunduran Diri

Redaksi - Minggu, 31 Agustus 2025 14:36 WIB
234 view
Uya Kuya dan Eko Patrio Mundur dari DPR RI: Akhir Kontroversi yang Berujung Pengunduran Diri
(Foto Ist)
Uya Kuya dan Eko Patrio
Jakarta(harianSIB.com)

Dalam perkembangan politik yang dramatis, dua anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Surya Utama (Uya Kuya) dan Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio), secara resmi mengundurkan diri dari jabatan mereka sebagai anggota dewan. Keputusan ini diumumkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN pada Minggu (31/8/2025) sebagai langkah untuk meredakan ketegangan dan gelombang protes masyarakat yang telah memuncak dalam beberapa hari terakhir .

Langkah pengunduran diri ini datang setelah kedua politisi-selebritas tersebut menghadapi kritik tajam dan kecaman publik akibat aksi dan pernyataan kontroversial mereka. Aksi berjoget yang dilakukan di Gedung DPR RI pasca-pengumuman kenaikan gaji dan tunjangan anggota dewan dinilai sebagai bentuk arogansi dan ketidakpekaan terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang sedang sulit . Selain itu, pernyataan mengenai tunjangan perumahan sebesar Rp 50 juta per bulan yang disampaikan oleh sejumlah anggota dewan, termasuk rekan sefraksi mereka, Nafa Urbach dari NasDem, semakin memicu amarah publik .

Tekanan terhadap kedua anggota dewan ini mencapai puncaknya ketika Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI secara resmi meminta pimpinan PAN untuk menonaktifkan Uya Kuya dan Eko Patrio. Nazaruddin Dek Gam, Ketua MKD, menegaskan bahwa pernyataan dan tindakan kedua anggota dewan tersebut telah melukai hati masyarakat dan masuk dalam kategori pelanggaran etik . Nazaruddin juga menyoroti tindakan berjoget di DPR sebagai tindakan yang tidak pantas, terutama dalam konteks rakyat yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi.

Eskalasi ketegangan tidak hanya berhenti di dunia maya. Pada Sabtu (30/8/2025) malam hingga Minggu dini hari, rumah kediaman Eko Patrio dan Uya Kuya dilaporkan menjadi sasaran penyerbuan dan penjarahan oleh massa yang marah . Insiden ini mempercepat pengambilan keputusan untuk mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab politik dan upaya meredam situasi yang semakin memanas.


Sebelum pengunduran diri diumumkan, kedua politisi telah lebih dahulu menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Eko Patrio, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PAN, dalam video yang diunggah di akun Instagramnya pada Sabtu (30/8/2025), menyatakan permintaan maaf sedalam-dalamnya kepada masyarakat atas keresahan yang timbul akibat perbuatannya . Ia tampak didampingi oleh sesama anggota DPR dari PAN, Sigit Purnomo atau Pasha Ungu.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru