Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

Prancis Diguncang Demo Besar, Demonstran Blokade Gedung Pemerintah

Redaksi - Kamis, 11 September 2025 14:01 WIB
370 view
Prancis Diguncang Demo Besar, Demonstran Blokade Gedung Pemerintah
AFP/LOU BENOIST
Petugas dari subdivisi Mobile Gendarmerie (GM) (Belakang dari kiri) membersihkan blokade yang dibuat oleh para pengunjuk rasa di viaduk Cadix sebagai bagian dari gerakan protesBlock Everything di Caen, Prancis barat laut, Rabu (10/9/2025).

Melakukan hal itu sangat penting, karena defisit anggaran Prancis saat ini mencapai 5,8% dari produk domestik bruto (PDB) pada tahun 2024 sementara tumpukan utangnya mencapai 113% dari PDB pada tahun 2024. Kedua tingkat tersebut jauh di atas aturan Uni Eropa yang mewajibkan defisit masing-masing anggota tidak boleh melebihi 3% dari PDB, sementara utang publik mereka tidak boleh melebihi 60% dari output ekonomi.

Pasar keuangan sedang waspada terhadap arah jangka panjang Prancis, meskipun investor menyambut baik pelantikan PM baru yang cepat, dengan indeks CAC 40 Prancis naik 0,6% pada perdagangan awal Rabu pagi. Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah Prancis bertenor 10 tahun turun 2 basis poin, menjadi 3,4728%.

Namun, investor akan menantikan hari Jumat, ketika lembaga pemeringkat Fitch diperkirakan akan menerbitkan tinjauannya terhadap peringkat kredit Prancis, yang saat ini berada di AA-.

"Tugas berat menanti perdana menteri baru, mengumpulkan dukungan untuk anggaran 2026, yang mencakup pemotongan anggaran yang signifikan dalam rancangannya saat ini," ujar Kristoffer Kjær Lomholt, direktur strategi valuta asing dan suku bunga di Danske Bank, pada hari Rabu.

"Proses yang akan datang mungkin akan memberikan tekanan langsung pada obligasi pemerintah Prancis karena pasar menunggu hasil negosiasi. Dengan Prancis yang akan ditinjau oleh Fitch pada hari Jumat, risiko penurunan peringkat menjadi A+ dari AA- mungkin telah berkurang karena Fitch kemungkinan masih menunggu proposal anggaran baru," ujarnya. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru