Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Januari 2026

Prabowo Naikkan Gaji Hakim 280 Persen: “Mereka Harus Hidup Terhormat dan Tak Bisa Disogok”

Redaksi - Rabu, 22 Oktober 2025 09:36 WIB
1.226 view
Prabowo Naikkan Gaji Hakim 280 Persen: “Mereka Harus Hidup Terhormat dan Tak Bisa Disogok”
Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto menggelar sidang kabinet paripurna tepat pada satu tahun pemerintahan di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2025).

Jakarta(harianSIB.com)

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya menjaga integritas lembaga peradilan dengan memastikan kesejahteraan para hakim.

Ia menyatakan, hakim harus menjadi sosok yang tidak bisa dibeli oleh siapapun. Untuk itu, pemerintah akan menaikkan gaji hakim hingga 280 persen agar para penegak keadilan tersebut dapat hidup layak dan terhormat.

"Gaji hakim tingkat yang paling rendah kita naikkan 280 persen. Ini akan kami terus pantau. Kami ingin hakim-hakim kita hidupnya baik, berkualitas, dan terhormat, supaya mereka tidak bisa disogok," ujar Prabowo dalam pidatonya pada Sidang Kabinet Paripurna, Senin (20/10/2025), dikutip dari Kompas.com.

Prabowo menegaskan, kebijakan tersebut bukan bentuk perlakuan istimewa, melainkan langkah strategis untuk memperkuat independensi peradilan.

Baca Juga:
Prabowo pun menyinggung Kejaksaan Agung (Kejagung) yang mengembalikan Rp 13,255 triliun uang sitaan dari kasus korupsi terkait minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO).

Kebijakan untuk menaikkan gaji hakim itu pun diyakininya akan berbuah positif.

"Kita berhasil mendapat Rp 13 triliun dari Rp 17 triliun yang diputuskan oleh pengadilan. Jadi, hakim-hakimnya itu, menurut saya, punya hati nurani, keberanian dia putuskan akhirnya kita selamatkan Rp 17 triliun uang rakyat," ujar Prabowo.

Selain uang sitaan kasus CPO, Prabowo juga mengungkit keberhasilan pihaknya dalam mengalihkan anggaran negara sebesar Rp 306 triliun yang rawan dikorupsi.

Menurutnya, itu bisa terjadi karena para penegak hukum yang tetap menjalankan tugas mulianya tersebut,

"Juga penegak hukum berhasil menyelamatkan lebih dari Rp 1.000 triliun kerugian negara. Ini yang kita berhasil kita tegakkan. Lebih dari 4 juta hektar kebun kelapa sawit dalam kawasan hutan yang melanggar undang-undang dan melanggar hukum, ini kita kuasai kembali oleh rakyat, oleh negara," ujar Prabowo.

*Naik 280 Persen

Sebelumnya, Prabowo pernah mengumumkan kenaikan gaji hakim di Indonesia. Gaji para hakim akan naik secara bervariasi sesuai dengan golongannya.

"Saya Prabowo Subianto, Presiden Indonesia ke-8, hari ini mengumumkan bahwa gaji-gaji hakim akan dinaikkan demi kesejahteraan para hakim dengan tingkat kenaikan bervariasi sesuai golongan," ujar Prabowo di acara pengukuhan calon hakim di Mahkamah Agung (MA), Jakarta, Kamis (12/6/2025).

Prabowo mengungkapkan, kenaikan gaji paling tinggi akan mencapai angka 280 persen. Lanjutnya, kenaikan gaji tertinggi itu akan diberikan kepada hakim yang paling junior.

"Di mana kenaikan tertinggi mencapai 280 persen dan golongan yang naik tertinggi adalah golongan junior, paling bawah," kata Prabowo disambut tepuk tangan meriah.

Prabowo pun menegaskan semua hakim akan mendapat kenaikan gaji secara signifikan. Namun, ia tak merincikan detailnya dalam acara tersebut.

Diketahui, gaji hakim terakhir naik pada Jumat (18/10/2024), yang ditetapkan oleh Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

Kenaikan gaji hakim itu diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga Atas Perubahan PP Nomor 94 Tahun 2012 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Hakim yang Berada di Bawah Mahkamah Agung.(*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Mahasiswa Demo Peringati 1 Tahun Prabowo-Gibran di Jakpus, Bawa 8 Tuntutan
Komisi E DPRD Sumut dan Dinkes Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Berjalan Baik, Kasus Laguboti Jadi Evaluasi
Era Prabowo Catatkan Rekor, Anggaran Bansos Mencapai Rp110 Triliun
Prabowo Kumpulkan Kepala BIN, Bahlil, dan Sjafrie di Kertanegara
Dukung Asta Cita Presiden, Lapas Tanjungbalai Bagikan 30 Paket Ikan Patin ke Masyarakat
Guna Putus Mata Rantai Kemiskinan, Enam Sekolah Rakyat Siap Dibangun di Sumatera Utara
komentar
beritaTerbaru