Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 05 Maret 2026

AS Tetapkan Presiden Venezuela Sebagai Anggota Teroris

Redaksi - Selasa, 25 November 2025 08:00 WIB
566 view
AS Tetapkan Presiden Venezuela Sebagai Anggota Teroris
Ist/SNN
Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Maduro secara konsisten membantah keterlibatan pribadi dalam perdagangan narkoba, sementara pemerintahannya juga berkali-kali membantah keberadaan kartel tersebut, yang menurut beberapa pakar memang tidak berbentuk sebagai organisasi konvensional.

Adapun penetapan itu datang ketika militer AS telah menempatkan lebih dari selusin kapal perang dan sekitar 15.000 personel di kawasan tersebut dalam operasi yang diberi nama "Operation Southern Spear".

Sebagai bagian dari kampanye antinarkotika, militer AS disebut telah menewaskan puluhan orang dalam serangan terhadap kapal-kapal yang menjadi target operasi.

Trump sendiri telah menerima pemaparan dari pejabat tinggi tentang sejumlah pilihan aksi terhadap Venezuela, mulai dari serangan terhadap fasilitas militer atau pemerintah, hingga operasi khusus. Opsi untuk tidak melakukan apapun tetap menjadi salah satu pilihan resmi.

Di sisi lain, Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine dan penasihat seniornya, David Isom, dijadwalkan mengunjungi Puerto Rico untuk menyampaikan terima kasih kepada para prajurit yang bertugas mendukung misi di Laut Karibia.

Meskipun perangkat militer dan diplomasi sedang bergerak, publik AS tampaknya jauh lebih berhati-hati. Sebuah jajak pendapat CBS News/YouGov yang dirilis Minggu menunjukkan 70% warga Amerika menolak keterlibatan militer AS di Venezuela, sementara hanya 30% yang mendukung.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Aksi Penembakan Brutal di Dua Kota Amerika Serikat, 4 Tewas
Perusahaan Amerika Serikat Suntik Modal PT INKA Rp 440 Miliar
6 Anak Tewas Akibat Wabah Virus di Amerika Serikat
AS Jatuhkan Sanksi kepada Istri Presiden Venezuela
Atasi Masalah Ekonomi, Presiden Venezuela Berangkat ke China
Media Asal Amerika Serikat Ingatkan Indonesia Jika Ingin Menggelar Olimpiade 2032
komentar
beritaTerbaru