Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 08 Februari 2026

Mendagri Resmikan Huntara di Tapsel, Bobby Nasution Targetkan Pengungsian Tuntas Sebelum Ramadan

Danres Saragih - Kamis, 05 Februari 2026 17:42 WIB
287 view
Mendagri Resmikan Huntara di Tapsel, Bobby Nasution Targetkan Pengungsian Tuntas Sebelum Ramadan
Foto: Dok/Diskominfo Sumut
Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution mendampingi Mendagri Tito Karnavian meresmikan Huntara dan menyerahkan bantuan DTH secara simbolis kepada warga korban banjir dan longsor di Kecamatan Angkola Selatan, Tapsel, Kamis (5/2/2026).

Tapsel(harianSIB.com)

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mendampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang juga Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, meresmikan hunian sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara, Kamis (5/2/2026).

Peresmian Huntara untuk Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Tapanuli Tengah (Tapteng), dan Tapanuli Utara (Taput) dipusatkan di lokasi Huntara Desa Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan, Tapsel. Huntara tersebut saat ini telah ditempati warga terdampak sambil menunggu rampungnya pembangunan hunian tetap (Huntap) oleh pemerintah.

Mendagri Tito Karnavian mengatakan, selain di Sumut, sebagian besar Huntara di kabupaten terdampak bencana di Provinsi Aceh dan Sumatera Barat juga telah dihuni masyarakat. Pemerintah pusat, lanjutnya, telah menyiapkan anggaran dan skema bantuan, baik untuk hunian perorangan maupun perumahan.

"Skema bantuan meliputi perbaikan rumah rusak ringan, sedang, dan berat masing-masing Rp15 juta, Rp30 juta, hingga Rp60 juta per rumah. Sementara bagi warga yang rumahnya hanyut, pemerintah akan membangunkan hunian tetap melalui BNPB untuk perorangan atau Kementerian PKP untuk perumahan," jelas Tito.

Baca Juga:
Ia menegaskan pentingnya validasi data penerima bantuan. "Saya minta pemerintah daerah kabupaten/kota mendata dengan jelas siapa saja yang berhak mendapatkan bantuan. Harus spesifik dan tepat sasaran, karena ini uang negara," ujarnya.

Selain meresmikan Huntara, Mendagri juga menyerahkan secara simbolis bantuan dana tunggu hunian (DTH) kepada warga terdampak bencana. Bantuan tersebut berupa Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan bagi warga yang tinggal di rumah kontrakan, ditambah uang lauk pauk Rp15 ribu per hari per orang.

Gubernur Sumut Bobby Nasution menyampaikan, Pemprov Sumut memberi perhatian serius terhadap penanganan pascabencana. Sejak akhir November 2025, ia telah beberapa kali mengunjungi lokasi pengungsian dan menjadikan penanganan pascabencana sebagai prioritas.

"Kami menyiapkan dukungan anggaran untuk program pemerintah pusat, termasuk pembangunan hunian tetap. Jika belum tersedia lahan, Pemerintah Provinsi siap menyiapkannya dengan anggaran provinsi," kata Bobby.

Ia menambahkan, Pemprov Sumut menargetkan pengosongan seluruh posko pengungsian dan memindahkan warga ke hunian yang lebih layak paling lambat pekan ketiga Februari.

"Target kami sebelum puasa atau selambatnya sebelum Idulfitri tidak ada lagi pengungsi di posko. Jika perlu, kita sewa hotel bulanan agar warga bisa menjalani ibadah puasa dengan kondisi lebih baik," ujarnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Gubernur Bobby juga mendampingi Mendagri meninjau hunian tetap yang telah dihuni warga terdampak bencana di Kecamatan Angkola Selatan. Hadir antara lain Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Suharyanto, Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu, serta sejumlah pejabat terkait. (**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sulap Sedimen Jadi Tanggul, Mendagri Puji Bupati Tapteng
Mendagri Tito Karnavian dan Gubsu Tinjau PLTA Sipan Sihaporas Pascabencana
Pemprov Sumut Siapkan Rp 430 M untuk Pemulihan Pascabencana
Wagub Surya Ikuti Rakor Pemulihan Pascabencana Sumatera Bersama Mendagri
Pemko Medan Bersama Kemendargri Gelar Rapat Koordinasi Kerusakan Akibat Bencana Banjir
Rapat Lanjutan Pembangunan Huntap Pasca Bencana
komentar
beritaTerbaru