Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 28 Februari 2026

Israel Serang Iran, Tetapkan Keadaan Darurat

Redaksi - Sabtu, 28 Februari 2026 14:59 WIB
121 view
Israel Serang Iran, Tetapkan Keadaan Darurat
Foto dok/AP
Kepulan asa tebal terlihat di Teheran menyusul serangan yang dlakukan Israel, Sabtu (28/2/2026).

Teheran(harianSIB.com)

Israel melancarkan serangan udara terhadap wilayah Iran pada Sabtu (28/2/2016) waktu setempat. Dua suara ledakan dilaporkan terdengar di area Teheran, ibu kota Iran, yang diikuti dua kepulan asap tebal terlihat di langit di wilayah pusat dan timur Teheran.

Kantor berita Iran, Fars, dalam laporannya menyebut ledakan itu dipicu oleh serangan rudal.

"Jenis ledakan tersebut menunjukkan bahwa ini merupakan serangan rudal," sebut kantor berita Fars, tanpa memberikan informasi lebih detail.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Israel mengumumkan bahwa pasukan militernya telah melancarkan "serangan pendahuluan" terhadap Iran.

Baca Juga:
Otoritas Israel juga menetapkan keadaan darurat di seluruh negara Yahudi itu usai serangan dilancarkan terhadap Iran. Sirene berbunyi di area Yerusalem dan berbagai wilayah Israel mendapatkan peringatan soal ancaman yang "sangat serius".

"Negara Israel telah melancarkan serangan pendahuluan terhadap Iran," tegas Kementerian Pertahanan Israel dalam pernyataannya.

"Menteri Pertahanan Israel Katz menetapkan keadaan darurat khusus dan segera di seluruh negeri," imbuh pernyataan tersebut.

Israel juga menutup wilayah udaranya untuk semua penerbangan sipil setelah mengumumkan serangan terhadap Iran.

Menyusul perkembangan keamanan, Menteri Perhubungan telah memerintahkan Direktur Otoritas Penerbangan Sipil Israel untuk menutup wilayah udara Negara Israel bagi penerbangan sipil," demikian pengumuman Menteri Transportasi Israel, Miri Regev, seperti dikutip dari detikcom.

Layanan telepon seluler telah diputus di Iran setelah serangan Israel, menurut laporan dari Associated Press.

Sementara itu Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa militer Amerika Serikat telah meluncurkan "operasi tempur besar-besaran" di Iran, dengan menyebut bahwa negara tersebut telah berupaya membangun kembali program nuklirnya.

Dalam sebuah video yang diunggah di Truth Social, Trump meminta Paaukan Garda Revilusi Iranuntuk meletakkan senjata mereka, dengan mengatakan, "Anda akan diperlakukan secara adil dengan kekebalan penuh atau Anda akan menghadapi kematian yang pasti."

Trump menuduh Iran mengembangkan rudal jarak jauh yang mengancam Amerika Serikat dan negara-negara lain.

Ia mengatakan bahwa AS akan "menghancurkan industri rudal mereka hingga rata dengan tanah" dan "memusnahkan angkatan laut mereka."

Sebelumnya laporan mulai bermunculan bahwa Amerika Serikat terlibat dalam serangan Israel ke ibu kota Iran.

Associated Press melaporkan bahwa seorang pejabat AS dan seseorang yang mengetahui operasi tersebut mengatakan AS turut berpartisipasi dalam serangan Israel. Mereka berbicara dengan syarat anonim, menurut AP.

Reuters juga mengutip seorang pejabat pertahanan Israel yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan bahwa operasi Israel di Iran dikoordinasikan dengan AS. (*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Obama Tetapkan Keadaan Darurat Banjir di Louisiana
komentar
beritaTerbaru