Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 02 Maret 2026

Iran Serang Kapal Induk AS Abraham Lincoln

3 Tentara AS Tewas, Trump Bersumpah Beri Balasan
Redaksi - Senin, 02 Maret 2026 09:01 WIB
157 view
Iran Serang Kapal Induk AS Abraham Lincoln
via REUTERS/U.S. Navy
Ilustrasi kapal induk AS

Teheran(harianSIB.com)

Garda Revolusi Iran menyatakan telah 'menyerang' kapal induk AS USS Abraham Lincoln. Mereka menyerang kapal induk USS Abraham Lincoln di Teluk dengan rudal balistik setelah Pemimpin Tertinggi negara itu, Ayatollah Ali Khamenei, tewas akibat serangan udara Amerika Serikat (AS) dan Israel.

"Kapal induk AS Abraham Lincoln dihantam oleh empat rudal balistik," kata Garda Revolusi Iran dalam sebuah pernyataan yang dimuat oleh media lokal, dilansir Aljazeera dan dikutip dari detikcom, Minggu (1/3/2026).

Garda Revolusi Iran juga memperingatkan wilayah daratan dan laut seolah menjadi kuburan musuh mereka.

Adapun USS Abraham Lincoln telah beroperasi di Laut Arab sejak akhir Januari. Belum ada konfirmasi langsung tentang kerusakan atau korban jiwa dari militer AS akibat serangan itu.

Baca Juga:
Semwntarab itu tiga tentara Amerika Serikat tewas dalam serangan rudal-rudal dan drone-drone Iran di sejumlah wilayah di Timur Tengah.

Presiden AS Donald Trump bersumpah akan membalas kematian tiga tentaranya dengan serangan yang lebih keras terhadap Iran. Trump menyebutkan kemungkinan akan lebih banyak korban tewas dari tentara AS.

"Sayangnya, kemungkinan akan lebih banyak korban sebelum perang ini berakhir. Tetapi Amerika akan membalas kematian mereka dan memberikan pukulan paling telak kepada para teroris yang telah melancarkan perang terhadap peradaban, pada dasarnya," ujar Trump dikutip dari AFP.

Ia mengatakan serangan Washington ke Iran akan berlangsung selama empat pekan atau sebulan.

"Sekuat apapun negara ini, ini adalah negara yang besar, akan memakan waktu empat pekan atau kurang," ia menambahkan.

Trump juga menyerukan kepada rakyat Iran agar bangkit melawan pemerintahan negara tersebut. "Amerika bersama kalian," kata Trump seperti dikutip dari AFP.

Ia kemudian meminta para anggota Garda Revolusi Iran (IRGC) agar segera menyerahkan diri atau menghadapi "kematian".

Seperti diketahui, AS dan Israel meluncurkan serangan yang diberi nama Epic Fury ke Iran pada Sabtu (28/2). Serangan itu menewaskan sejumlah petinggi Iran, termasuk Ayatollah Ali Khamenei, serta ratusan warga Iran lainnya.

Iran kemudian meluncurkan serangan balasan pada Sabtu (28/2) dan Minggu (1/3). Pada Sabtu (28/2), Iran juga telah meluncurkan serangan ke Riyadh dan provinsi Timur Saudi. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Tiga Tentara AS Tewas Ditembak di Yordania
komentar
beritaTerbaru