Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 08 Maret 2026

Israel Serang Depot Minyak Iran, Kebakaran Besar Landa Teheran

Redaksi - Minggu, 08 Maret 2026 15:38 WIB
92 view
Israel Serang Depot Minyak Iran, Kebakaran Besar Landa Teheran
Foto: AFP/ATTA KENARE
AS-Israel Serang Depot Minyak Iran.

Teheran (harianSIB.com)

Amerika Serikat dan Israel kembali meluncurkan serangan ke berbagai wilayah Iran. Kali ini serangan menargetkan depot penyimpanan minyak dan fasilitas kilang di Teheran.

Dilansir Al Jazeera dan AFP, Minggu (8/3/2026), kebakaran besar dilaporkan terjadi di Teheran usai serangan tersebut. Kobaran api membubung di pinggiran utara ibu kota Iran.

Militer Israel mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu. Mereka menyatakan bahwa Israel menargetkan fasilitas minyak yang disebut terafiliasi dengan angkatan bersenjata Iran.

Laporan mengenai serangan itu juga disampaikan media pemerintah Iran. Ini menjadi serangan pertama yang dilaporkan menargetkan infrastruktur minyak Republik Islam tersebut.

Baca Juga:
"Kami melaporkan bahwa sebuah depot minyak di selatan Teheran menjadi sasaran Amerika Serikat dan rezim Zionis," tulis kantor berita resmi IRNA dikutip dari detikcom.

Depot minyak itu berada di kawasan yang dekat dengan sebuah kilang minyak utama. Namun kantor berita ILNA melaporkan bahwa fasilitas kilang tersebut 'tidak mengalami kerusakan akibat serangan militer'.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Teheran Diguncang! 80 Jet Tempur Israel Serang Pusat Militer Iran
Perang Amerika-Israel Vs Iran Picu Panic Buying BBM di Medan, Ratusan Motor Antre di SPBU
Perang AS, Israel dan Iran Memanas, Warga Sergai Mulai Antre BBM
Wamenham Imbau WNI di Timur Tengah Tetap Tenang Ikuti Arahan Kedutaan
Surya Paloh: Indonesia Masih Bertahan di Dewan Perdamaian
Konflik AS–Israel vs Iran Picu Lonjakan Harga Emas, Ekonom Ingatkan Jangan Panik
komentar
beritaTerbaru
Ketika Anggaran Negara Berbicara

Ketika Anggaran Negara Berbicara

(harianSIB.com)Dalam dokumen anggaran negara, angka sering hadir sebagai deretan triliunan rupiah yang terasa jauh dari kehidupan seharihar