Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 11 Maret 2026

Gelombang Panas Diprediksi Sengat Indonesia Bulan April, Suhu di Atas Normal

Redaksi - Rabu, 11 Maret 2026 14:08 WIB
102 view
Gelombang Panas Diprediksi Sengat Indonesia Bulan April, Suhu di Atas Normal
Foto: Dok/iStock
Ilustrasi gelombang panas

Jakarta(harianSIB.com)

Negara-negara di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, diperkirakan akan mengalami gelombang panas dengan suhu lebih tinggi dari biasanya mulai April 2026. Prakiraan ini disampaikan oleh ASEAN Specialised Meteorological Centre (ASMC) dalam laporan prakiraan musiman terbaru.

ASMC memprediksi suhu di sebagian besar wilayah maritim dan daratan Asia Tenggara akan berada di atas rata-rata pada periode Maret hingga Mei 2026. Bahkan, peluang terjadinya suhu di atas normal di Indonesia dan Malaysia diperkirakan mencapai 80 hingga 100 persen dalam tiga bulan ke depan.

Gelombang panas tidak biasa tersebut diperkirakan pertama kali melanda Indonesia dan Malaysia, kemudian meluas ke sebagian besar daratan Asia Tenggara dalam dua bulan berikutnya. Wilayah Thailand dan Vietnam bagian utara juga diperkirakan mengalami peningkatan suhu, sementara sebagian kecil kawasan seperti Vietnam tenggara, Kamboja dan beberapa wilayah Filipina diprediksi masih berada pada kisaran suhu normal.

"Untuk periode Maret–April–Mei 2026, suhu di atas normal diperkirakan terjadi di sebagian besar wilayah Kepulauan Maritim," tulis ASMC dalam keterangan resminya, dikutip dari CNN Indonesia.

Baca Juga:
Lembaga itu juga menyebut sebagian besar model iklim menunjukkan kategori suhu di atas normal sebagai kemungkinan paling besar terjadi di kawasan ini.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa musim kemarau di Indonesia berpotensi datang lebih awal tahun ini. Percepatan musim kemarau dipicu oleh berakhirnya fenomena La Niña lemah pada Februari 2026, sehingga kondisi iklim global saat ini berada pada fase Netral dan berpotensi berkembang menuju El Niño pada pertengahan tahun.

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Perlu Harmonisasi Asia Tenggara Memutus Ketergantungan Ekonomi AS-China
Antisipasi Penanggulangan Bencana, BMKG Wilayah I akan Kembangkan Aplikasi Android
Diminta Mundur, Kepala BMKG Tepis Kesalahan
Pertama dari Asia Tenggara, Pianis Indonesia Dianugerahi Young Steinway Artist di Jerman
Uskup Agung Orthodox Singapura dan Asia Tenggara Sebut Indonesia Contoh Kebhinekaan
Konsumsi Susu WNI Terendah di Asia Tenggara
komentar
beritaTerbaru