Humbahas (SIB)- Sejumlah kantin di depan Mapolres Humbang Hasundutan (Humbahas) Desa Tapian Nauli, Kecamatan Lintong Nihuta, beberapa minggu terakhir mendadak sepi dari aktivitas masyarakat. Namun setelah ditelusuri, kantin ternyata sengaja ditutup oleh pemiliknya lantaran sejumlah anggota Polres Humbahas sedang bermain judi domino di dalam kantin tersebut.
Salah seorang warga setempat mengaku bermarga Sihombing kepada SIB di depan Polres, Selasa (11/2/2014), permainan judi domino kiu-kiu atau judi domino di salah satu kantin depan Mapolres tersebut beroperasi selama 24 jam non-stop. Bahkan hampir setiap hari. Rata-rata pemainnya berasal dari anggota Polres Humbahas. Selain itu, taruhannya juga terbilang besar.
“Kalau tidak percaya, coba saja anda masuk dan pura-pura beli rokok ke kantin itu. Pasti sekarang di sana banyak anggota polisi yang lagi main judi. Apalagi sekarang taruhannya lagi besar-besaran, karena memang mereka baru gajian beberapa hari yang lalu,â€katanya.
Dijelaskannya, walaupun pintu dan jendela kantin tersebut tampak tertutup, namun bukan berarti tidak ada orang di dalam kantin tersebut. karena setiap harinya, dia selalu melihat minimal 4-6 unit sepeda motor selalu parkir di depan kantin tersebut. “Coba lihat, banyak kan sepeda motor yang parkir. Jika sudah seperti itu kondisinya, pasti mereka sedang bermain judi,â€ujarnya.
Menanggapi hal itu, Kapolres Humbahas AKBP Heri Sulesmono SiK melalui Kasubbag Humas Polres Aiptu P Sinaga ketika dikonfirmasi SIB via selulernya mengatakan akan segera melaporkan hal itu kepada pimpinannya. Dan jika nantinya informasi itu terbukti, para anggota yang terlibat akan dikenakan sanksi sesuai dengan hukum yang berlaku. Selain itu, kata dia Kapolres Humbahas tidak pernah mentolelir adanya praktik judi, terlebih kepada anggotanya.
“Terimakasih buat informasinya. Segera akan kita lapor kepada pimpinan untuk mengecek kebenarannya,â€kata Sinaga, seraya mengaku bahwa lokasi kantin yang dijadikan tempat berjudi itu sudah sering mereka digrebek namun tidak pernah berhasil menangkap pelaku. “Tidak satu kali dua kali lagi tempat itu digrebek. Tapi selalu tidak pernah ada yang kedapatan berjudi di sana. Kalau masalah sepeda motor yang parkir di sana, ya itu sah-sah saja. Di mana-mana juga sepeda motor yang parkir,â€akunya.
(F5/c)