Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 05 Maret 2026

Pondok Pembuangan Bayi Semakin Banyak di China

- Rabu, 19 Februari 2014 09:18 WIB
544 view
  Pondok Pembuangan Bayi Semakin Banyak di China
Sib/int
Ilustrasi
Beijing (SIB)- China segera mendirikan lebih banyak lagi pondok ‘penetasan’ yang digunakan bagi orang tua untuk membuang bayi mereka. Hal ini dilakukan menyusul kesuksesan pondok semacam ini dalam menyelamatkan bayi yang terbuang. Pondok pembuangan bayi ini berupa kamar kecil yang memungkinkan orangtua membuang anak mereka dan meninggalkannya tanpa ketahuan identitasnya. Di pondok ini, tersedia inkubator, tempat tidur dan penyejuk udara untuk kenyamanan bayi.

Setelah meletakkan bayi mereka, orangtua bisa menekan alarm dan pergi. Kemudian, 10 menit kemudian, staf kesejahteraan anak akan datang dan memungut anak tersebut. Menurut Xinhua awal pekan ini, total ada 25 pondok pembuangan bayi di 10 provinsi di China. Rencananya, Pusat Adopsi dan Kesejahteraan Anak China (CCWA) akan menambah lagi pondok-pondok di 18 wilayah lainnya.

Salah satu dari pondok tersebut terletak di Guangzhou, baru didirikan akhir Januari lalu. Hingga pekan ini, sudah ada 80 bayi yang ditinggalkan di pondok ini. Kepala Institusi Sosial Guangzhou, Xu Jiu, mengatakan bahwa 79 di antara jabang bayi itu ditinggalkan dalam waktu 15 hari setelah pondok didirikan.
Sementara itu, China National Radio melaporkan, ‘pondok pembuangan bayi’ di Nanjing kebanjiran orangtua yang membuang buah hati mereka. Salah seorang pemilik toko dekat pondok itu mengatakan, setiap harinya ada saja orang tua yang meninggalkan bayi di situ.

Alasan orangtua meninggalkan bayi mereka beragam. Namun 99 persen alasannya adalah karena bayi itu mengalami cacat pada tubuhnya. Beberapa bayi mengalami Down Syndrome atau Cerebral Palsy. Para orangtua khawatir jatuh miskin dan tidak mampu merawat mereka. Praktik semacam ini sebenarnya juga terdapat di beberapa negara, termasuk Eropa. Jerman contohnya punya pondok serupa bernama babyklappe. Namun di Jerman pondok ini sangat kontroversial dan jarang digunakan.

Di China sendiri praktik ini juga bukan tanpa kontroversi. Banyak yang mengatakan bahwa pondok penetasan ini memicu banyaknya anak yang dibuang orangtuanya. Namun Li Bo, kepala CCWA, mengatakan bahwa data tidak menunjukkan meningkatnya jumlah bayi terbuang dengan adanya fasilitas tersebut. Pembuangan bayi memang melanggar hukum di China. Namun daripada dibuang di sembarang tempat dan akhirnya mengancam nyawa bayi, pondok ini kata Li sangat berguna sekali dalam melindungi mereka. "Hukum menekankan pada pencegahan, sementara pondok penetasan fokus pada penyelamatan setelah hukum itu dilanggar," kata dia. (Xinhua/vvn/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru