Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 05 Maret 2026
Jadi Wali Kota Pilihan

Risma Mengaku Ditelepon SBY, Tidak Boleh Mundur

*Prabowo Lirik Risma Jadi Cawapres
- Jumat, 21 Februari 2014 09:33 WIB
610 view
Risma Mengaku Ditelepon SBY, Tidak Boleh Mundur
Sib/int
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini
Jakarta (SIB)- Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyatakan bahwa Presiden SBY pernah menelepon dirinya. Risma mendapat dukungan dari Presiden terkait masalah yang dihadapinya.

"Presiden bukan menawarkan jabatan, yang dibicarakan saya tidak boleh mundur. Itu saja," tutur Risma menjawab pertanyaan wartawan, di Ruang Kerja Pimpinan DPR, Senayan, Jakarta Pusat.

Risma juga menyatakan bahwa SBY ingin setiap kepala daerah seperti dirinya. Presiden ingin semua daerah maju.

"Presiden pengin semua orang baik tidak mundur dari jabatannya, biar daerah juga maju," ujar Risma.

Risma menegaskan bahwa tak ada persetujuan politik terkait pembicaraan telepon tersebut. SBY hanya memberikan dukungan moral.

"Beliau nggak bilang soal capres-cawapres. Pokoknya saya ndak boleh mundur," tegas perempuan 52 tahun yang digosipkan mundur karena polemik pemilihan wakil wali kota Surabaya ini.

Pikir-pikir

Mendagri Gamawan Fauzi sudah meminta langsung kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini agar tidak mundur terkait proses pemilihan wawali Surabaya. Namun Risma tak menjawab tegas soal hal ini.

"Saya sudah ketemu Bu Risma, waktu hari libur hari Jumat lalu itu. Saya lupa tanggalnya, saya bilang waktu itu, Risma nggak usah mundur. Kalau ada kekurangan coba dialog dengan Pak Wawali, tapi solusinya jangan mundur," kata Gamawan di Kantor Wapres.

Gamawan kemudian mengungkap upayanya membantu Risma saat hendak dimakzulkan oleh DPRD Surabaya. Kala itu Risma masih aman dan didukung penuh masyarakat Surabaya.

"Saya undang gubernur, Ketua DPRD, Bu Risma, untuk tidak terjadi. Alhamdulillah tidak terjadi," ungkap Gamawan.

Nah kali ini Gamawan ingin mencari solusi terbaik. Namun Risma sendiri hanya menjawab bakal pikir-pikir.

"Dia bilang akan pikir-pikir kalau begitu. Saya beri pandangan, rugi daerah, rugi Bu Risma, rugi masyarakat. Mandat itu kan di Bu Risma, tolong dipertimbangkan," tandasnya.

Wali Kota Pilihan

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terpilih sebaga Mayor of the Month versi City Mayor Foundation. Anggota Dewan Pembina Gerindra Martin menyebut kemungkinan menduetkan Risma dengan Prabowo.

"Tentu kami mengapresiasi prestasi beliau. Kebetulan beliau juga menjadi salah satu tokoh yang dilirik untuk menjadi pasangan Pak Prabowo (capres Gerindra). Karena kita melihat Bu Risma itu figur yang berprestasi," ujar Martin.

Sebagai partai berideologi nasionalisme, Martin menyatakan bahwa Gerindra ingin kader-kader terbaik bangsa mengisi jabatan publik. Namun saat ini Gerindra lebih fokus mendapatkan 20 persen suara di pileg.

"Pak prabowo mengikuti semua prestasi dan rekam jejak tokoh-tokoh dari mana pun. Karena salah satu orang yang diamati rekam jejaknya adalah Bu Risma maka kami mengapresiasi beliau mendapat penghargaan tersebut," tutur Martin.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menjadi wali kota pilihan bulan Februari 2014 oleh City Mayor Foundation. Organisasi think tank dari para profesional dunia yang memantau kinerja para pemimpin daerah dalam penataan kawasan urban ini menuliskan sederet prestasi "Mayor of the Month for February 2014".

Organisasi ini dulunya juga menobatkan Jokowi sebagai wali kota terbaik ketiga dunia tahun 2012 dalam World Mayor Prize 2012. Setiap bulannya City Mayor Foundation memilih kepala daerah terbaik. Pada bulan Februari 2014 ini, City Mayor Foundation menobatkan Risma. Demikian dikutip dalam situsnya yang dirilis pada 5 Februari 2014 dan dikutip Kamis (20/2).

(dtc/w)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru